SPARTACKS

Laga pekan ketujuh Super League antara tuan rumah Semen Padang FC versus Bali United di Stadion H Agus Salim Padang Jumat ( 26/9/2025) jadi sasaran tembak untuk Eduardo Almaida .Pasalnya tiga laga terakhir Leo Guntara dan kolega hanya mampu mendulang poin satu.Hal ini jadi publik Sumatera Barat ultimatum pelatih asal Portugal itu fokus raih poin penuh.

Laga kick off pukul 15.30 siaran langsung oleh TV,jadi tontonan menarik.Kedua tim diperkuat dengan skuad perpaduan Eropa dan Amerika Latin.

Rapor Eduardo Almaida sejauh ini masih belum bagus. Buktinya sampai pekan ketujuh baru koleksi poin empat.Dari satu kemenangan,satu seri dan tiga kekalahan. Di tiga laga terakhir berakhir dengan hasil buruk versus PSM Makassar 1-1,lawan PSBS Biak 1-2 dan Persebaya 0-1 . Artinya penonton setia dan suporter Spartacks ingin memberikan kesempatan terakhir untuk Edu untuk pembuktian bahwa masih layak jadi pelatih kabau Sirah.

Pelatih Bali United asal Belanda Johnny Jansen secara sesumbar juga ingin raih poin penuh dari Padang.Hal ini tentu membuktikan dirinya masih layak di Bali. Sampai saat ini,tim asuhannya sudah koleksi enam poin,satu kemenangan,tiga imbang dan dua kekalahan. Kekalahan menyakitkan tentu di laga terakhir lawan PSIM Yogyakarta 1-3.

Di kubu kabau Sirah Bruno Gomes andalan penyelesaian akhir. Sejauh ini bomber asal negeri samba sudah koleksi dua gol. Bek dan gelandang serang andalan tim Indarung juga cetak gol , Chaby cetak satu gol ketika versus Dewa United ,dan Rui Rampa ketika versus PSBS Biak.

Kubu serdadu tridatu juga punya senjata mematikan.Ada Mustafic sudah koleksi tiga gol. kopitovic sudah dua gol dan Irfan Jaya dua gol juga.
Tentu adu kematangan bomber kedua tim mencetak gol dan membawa poin penuh.

Rekor pertemuan kedua tim terlihat timpang sekali. Dari sembilan pertemuan,rekor kemenangan milik Bali United dengan 8 menang,hanya SPFC 1 menang. Bahkan di musim lalu,Bali United menang telak 5-1 di Padang, ketika itu Firman Juliansyah dapat kartu merah,dan Alhansan Wakaso cetak gol satu satunya tuan rumah.
Akankah rekor itu masih bertahan? Atau poin penuh milik tuan rumah? Kita tunggu saja, karena tidak ada tak mungkin dalam sepak bola,bola itu bundar, rekor hanya masa lalu,saat ini tentu optimistis raih asa poin penuh.Ayo kabau Sirah kita bisa,sasaka.

*Oleh Eko Kurniawan
Spartacks Cyber

spartacks
September 26, 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *