Gol Siluman Dari Tanah Rencong

Spartacks cyber, Aceh – Semen Padang Fc harus menelan pil pahit dalam laga melawan Persiraja, Kabau Sirah harus rela menerima kekalahan dengan skor 2-0. Pelatih Semen Padang FC menganggap laga semalam tidak fair karena keputusan wasit yang tidak sesuai, Kabau sirah merasa diintimidasi. Hal ini disampaikan Syafrianto dalam Konferensi pers usai laga. Senin (24/09).

”Selamat untuk Persiraja yang telah memenangkan pertandingan. Saya sedih saja,” ungkap Syafrianto Rusli

“ Silahkan saja penonton menilai laga tadi. Saya dan tim menjalankan strategi dengan baik, Saya pikir sepak bola tanpa djalankan dengan fair itu susah. Kami sudah menjalankan strategi, tanpa ada yang jatuh, tanpa ada pelanggaran masa ditunjuk pinalti, itu lucu, tapi oke lah itulah sepak bola. Permainan cantik dan bagus, cuma jadi gak bagus karena situasi yang tidak kondusif,” jelasnya.

Dia menamahkan,”Di sini saya dan anak-anak mendapatkan latihan mental, mental menerima ikhlas dengan apa yang terjadi di sini, anak-anak saya sabar menerima intimidasi disini, hikmahnya anak asuh saya bisa melatihh mental,” ungkapnya. “Alhamdulillah anak-anak saya bisa sabar dalam laga ini,” Tutup beliau.

Afriansyah mengatakan, “kami dari pemain sudah menjalankan strategi yang diberikan pelatih dengan baik. Dibabak kedua kami sudah bermain dengan cara kami, ada satu peluang yang saya pribadi tidak bisa memanfaatkan dan hanya membentur mistar gawang. Berhubungan dengan keputusan wasit, ya harus di terima,”ungkapnya dengan nada kecewa.

Semoga laga berikutnya di Aceh insya allah tiga point. Malam ini pertandingan menarik dan cukup keras, selamat untuk Persiraja,” ungkapnya.

(Kontributor : Rosi Elvionita)

(Editor : Vembi Fernando)

(Foto : Media Officer SPFC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.