Skuad “Darah Muda” di Kabau Sirah

Oleh :Eko Kurniawan

Optimis. Satu kata saya menilai skuad tim asuhan Syafrianto Rusli saat ini. Optimis kembali ke kasta tetinggi Liga 1. Mau tidak mau, jika ingin tim ini kembali ke level atas, harus mulai bergerak mencari pemain berkualitas dan loyal kepada tim. Bertahannya Agung Prasetyo dan Irsyad Maulana patut diberikan apresiasi. Karena kedua pemain sempat dikabarkan akan bermain di Sriwijaya FC.

‘’Darah muda’’ di Kabau Sirah Semen Padang FC untuk persiapan kompentisi Liga 2 2018 sudah mampu menjawab keraguan publik. Publik dan pendukung setia tentu bertanya-tanya apa target managemen? Jika hanya target lolos kembali dan promosi sudah terlalu sering kita dengar. Tapi, jika target menagemen ingin peremajaan tim. Nah, ini salah satu adanya terobosan baru buat kelangsungan tim ke depannya. Pemain muda dengan suasana baru.

Pemain muda, energik, loyal dan punya misi berubah, sangat penting dikedepankan membangun tim lebih baik. Karena tanpa adanya perubahan, prestasi hanya mimpi di siang bolong. Pelatih dan menagemen harus seirama menentukan mana pemain yang patut dibuang, dipertahankan atau dipinjamkan.

Pemain yang patut dibuang tentu ada beberapa alasan. Mungkin dari segi usia sudah tak muda lagi. Semen Padang FC musim 2017 lalu membuktikan bahwa kualitas menentukan harga. Sayangnya setelah dengan bangganya membeli seorang Didier Zokora. Hasilnya tak sesuai dengan harganya. Ini jadi pelajaran penting jika tidak kembali terulang.

Pemain sekelas Hengki Ardiles saya rasa masih dibutuhkan di kerangka tim yang berdiri sejak 30 November 1980 tersebut. Pengalaman dan jiwa kepemimpinannya mempengaruhi skuad ‘’darah muda’’ tampil di lapangan hijau. Hengki ibarat tua-tua keladi, Segi kecepatan memang sudah mulai menurun. Tapi visi bermainnya yang lugas dan tanpa kopromi patut dihargai. Sebagai kapten, Hengki akan diberi banyak PR. Salah satu PR nya yaitu apakah ia mampu menularkan pengalamannya di skuad muda saat sekarang?

Hengki yang telah merasakan asmosfer laga internasional berlaga di AFC Cup 2013 tentu tahu ‘’resep’’ agar semangat ‘’young guns’’terus membara sepanjang 90 menit. Pemain seperti Kiper: Rendy Oscario Sroyer (19 tahun), Achmad Iqbal Bachtiar (19), Mukhti Al Haq (23), Yogi Septiawan (19). Ibrahim Sanjaya (20), Mukhti Al Haq (23), Leo Guntara (23), Ahmad Taufik (23), Febly Gushendra (21), Kurnia Ridho At Thoriq (19), Dhandy Hardian (19) Irsyad Maulana (24), Finno Andrianas (22), Fridolin Kristof Yoku (20), Rosad Setiawan (22), Apriyogi Yunes (21), Ronaldo Eko Yulianto (19), Guntur Rahman Putra (19), Zaki Hari Sandi (19), Bimo Andeva (19), Abdul Rahman Lestaluhu (24). Mardiono (24), Muhammad Gugum Gumilar (23), Diva Firdaus (19) jadi pemain harapan Kabau Sirah masa depan.

Hengki, Rudi, Novrianto dan Agung tentu menjadi contoh senior dalam skuad. Umur Hengki yang sudah 36 tahun, Rudi 30, Novrianto dan Agung 25 tahun sudah matang. Harapan saat pemain muda yang minim pengalaman digabungkan dengan senior sarat pengalaman membuktikan ‘’darah muda’’ butuh sang jenderal lapangan. Perpaduan tua muda menjadikan tim lebih dinamis.

Gagal juara di Piala Wali Kota Padang 2017 tak usah ditangisi. Tahun 2018, dengan skuad yang baru, buktikan jika pemain yang sudah bergabung di Bukit Indaruang memang layak berseragam merah. Ayo Finno, Leo Guntara, Ibrahim, Gugum Gumilar dan yang lainnya, buktikan kamu bisa. Kamu dibeli bukan untuk duduk-duduk di bangku cadangan. Mari Kerja keras dan loyal untuk Kabau Sirah.

Jangan ada istilah pemain berlabel pemain bintang di tim ini. Karena semua pemain memiliki keinginan yang sama untuk meraih target juara. Maka buanglah pemain-pemain yang hanya punya nama besar, tapi tak setia dengan tim yang membesarkannya.

Musim penuh kejutan dan persaingan makin ketat. Ingat tim tetangga (PSPS Riau) kita sudah menyusun kekuatan dengan pemain dan pelatih yang pernah menghuni tim juara Indonesia Primer League 2013. Masa untuk berleha-leha sudah lewat.Saatnya memburu selangkah demi selangkah meraih gelar juara Liga 2 musim 2018. Ayo Kabau Sirah, tanduk lawan-lawanmu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.