Semen Padang FC Kembali Raih Hasil Imbang di Kandang

Spartacks Cyber, Padang – Laga big match dalam lanjutan Liga 1 Gojek Traveloka tersaji di Stadion H. Agus Salim Padang. Dua tim besar yakni Semen Padang FC ditantang oleh tamunya Persib Bandung. Laga ini pun bukan hanya sebagai adu gengsi kedua tim, karena pada pertandingan ini mempertemukan marque player kelas dunia yang pernah bermain di Liga Top Eropa. Di kubu Semen Padang FC ada nama Didier Zokora sedangkan di kubu Persib Bandung ada Michel Essien dan Carlton Cole. Berbeda dengan pertandingan sebelumnya, tampaknya pelatih Nilmaizar melakukan perubahan posisi pemain dengan menurunkan Riko Simanjuntak dan menyimpan Vendri Mofu. Kejutan pun terjadi saat penjaga gawang Jandia Eka Putra yang sebelumnya telah berangsur pulih dari cideranya tidak masuk dalam line up, dan posisinya diisi oleh M. Ridwan yang sebelumnya juga cidera akibat mendapat sikutan dari pemain Borneo FC beberapa waktu lalu dan harus mendapat lima jahitan.

Mendapat hasil kurang memuaskan pada laga sebelum sebelumnya, Semen Padang FC mengambil inisiatif menyerang guna meraih poin penuh di kandang sendiri. Dengan memasang tiga pemain di sektor depan, tampaknya memberikan dampak signifikan bagi daya serang  Semen Padang FC. Terbukti, beberapa kali pemain depan Semen Padang FC mebuat repot barisan pertahanan Persib Bandung. Sisi kanan yang diisi oleh Riko Simanjuntak dan  sisi Kiri yang diisi oleh Kevin Ivander pun berjalan dengan baik untuk membongkar pertahanan Persib. Marcel Sacramento yang menjadi target man di Lini depan pun cukup memberikan penampilan yang apik, begitupun dengan winger andalan Riko Simanjuntak. Pria yang akrab dipanggil ucok ini beberapa kali harus dilanggar oleh pemain Persib untuk menghentikan pergerakannya. Tim Maung Bandung sendiri bukan tanpa peluang, beberapa akselerasi dari Atep cukup merepotkan lini pertahanan Kabau sirah, namun masih dapat di bendung oleh lini pertahanan Semen Padang FC yang dikawal oleh Cassio bersama para pemain bertahan lainnya. Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor kacamata pun harus diterima oleh kedua tim karena tidak adanya gol yang tercipta.

Memasuki babak kedua, Coach Nil melakukan rotasi pemain dengan memasukan Irsyad Maulana dan Vendri Mofu menggantikan Kevin Ivander dan  Adi Nugroho. Pergantian ini dilakukan untuk menambah daya serang serta menjaga kedalaman lini tengah Semen Padang FC. Semen Padang FC hampir saja dapat menciptakan gol ketika Marcel melakukan tendangan kerasnya, sayang masih dapat ditepis oleh penjaga gawang Persib. Melihat gempuran yang dilancarakan oleh tim Semen Padang FC, pelatih Persib melakukan strategi parkir bus, dengan menumpuk pemainnya di daerah pertahanan. Berbabagai peluang berhasil dicipatakan oleh kedua tim. Pada menit ke-51, Persib mendapat peluang. Menerima umpan tarik, Febri kemudian melakukan akselerasi dengan melewati Novan Sasongko dan memberi umpan ke tengah. Sayang, umpan Febri tidak mampu dijangkau oleh Shohei Matsunaga.

Dikubu Kabau Sirah, peluang didapat lewat striker andalan, Marcel Sacramento, pada menit ke-54. Mendapat ruang tembak, dia melakukan tendangan dari luar kotak penalti.

Beruntung,tendangan Marcel masih bisa ditepis oleh kiper M Natshir.dan menghasilkan sepak pojok.Tujuh menit jelang akhir pertandingan,tempo permaianan pun menurun,baik di kubu Semen Padang,maupun Persib Bandung.Hingga peluit akhie dibunyikan,skor kacamata tidak berubah. Dengan hasil ini, Semen Padang FC harus rela berbagi angka dengan tamunya Persib Bandung.(Hfd/Vf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *