Berpegangan Tanganlah Keluargaku

Butuh bertahun-tahun untuk membangun sebuah kekuatan, namun cuma butuh waktu hitungan jam atau hari untuk meruntuhkannya jika kita tidak bisa mengontrol diri dan bergandengan tangan dalam melawan keegoan masing-masing, kekuatan bukan berasal dari jumlah tapi berasal dari ke solidan dalam menghadapi dan memecahkan masalah.

Belajarlah memotivasi dan membimbing diri sendiri dari sekarang karna tak selamanya akan ada yg membimbing diri kita, dan suatu saat akan ada waktunya bagi kita untuk membimbing orang-orang yang sesudah kita atau penerus kita. Jalan hidup memang seperti itu jangan biarkan menjadi bom waktu dan suatu saat akan meledak menghancur leburkan semua yang sudah dibangun melewati waktu, tenaga, materi dan pikiran yang tak sedikit.

Sadarlah saudaraku, jangan pernah memposisikan seorang manusia lain menjadi DEWA bagi kalian untuk memecahkan suatu masalah karna manusia tidak akan pernah sempurna, tapi posisikanlah dirimu sendiri sebagai DEWA bagi diri sendiri sehingga dirimu akan terpacu untuk melakukan yang terbaik bagi dirimu dan orang lain.  Insyaallah akan memperkecil kemungkinan kesalahan-kesalahan yang akan menimbulkan masalah di kemudiannya dalam perbuatan dan kebijakan. Namun harus di ingat bukan berarti dirimu terbebas dari kesalahan, tapi jadikanlah dirimu mau dan terbuka menerima kritik dan saran dari orang lain. Jika suatu kelompok setiap individu mampu memposisikan dirinya sebagai dewa bagi dirinya masing-masing, bayangkanlah kekuatan seperti apa yang bisa di bangun? Wallahualam.

Saudara-saudaraku, bangkitlah!

Mari bergandengan tangan, jangan pernah lepaskan pegangan tangan kalian apapun yg akan kau hadang kelak, karna satu pegangan tangan saja yang terlepas akan sangat jauh mengurangi kekuatan yang telah terbangun. Sehingga dapat dengan mudah dihantam dari luar ataupun dari dalam untuk meruntuhkannya.

 

Saudara-saudaraku.

Terimakasih telah memposisikan diriku sebagai pemimpinmu, tapi Aku bukan pemimpin kalian. Melainkan aku adalah ujung dari simpul-simpul sambungan tangan yang telah kalian ciptakan dengan Cinta, aku tidak kuat jika sendiri. Pengangan tangan kalianlah yang menjadikan aku kuat, ingat suatu saat aku akan terjatuh, tergelincir atau meninggalkan kalian untuk memberikannya kepada ujung simpul yang lain. Aku akan tetap berada dalam pegangan tangan kalian, untuk memberikan kekuatan kepada pemimpin kita yang akan menahkodai kita menuju ke petualangan kita kelak karna kita tidak mempunyai ujung dari perjalanan ini dan jangan sampai berhenti di jalan yang buntu. Yakinlah, tanpa siapapun kita bisa menghadapi rintangan apapun.

Pererat pengangan tangan kita karna badai sedikit demi sedikit semakin melemahkan pegangan itu, lawan kita adalah diri kita sendiri.

KEKELUARGAAN, SILATURAHMI, PERSAHABATAN, PERSAUDARAAN DAN CINTA KASIH ADALAH KEKUATAN KITA.

Dari orang yang sangat mencintai kalian semua, KELUARGAKU.

By: Bonario Spartack’s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *