Opini: Jangan Bandingkan Saha dengan Edu

Oleh: Ashiddiq Adha

Saya tahu dan mengerti bagaimana rasanya saat anda telah mencintai seseorang begitu lama, dia begitu memanjakan, memberikan apa yang anda harap dan inginkan. Dia begitu spesial. Lalu seketika orang tersebut memutuskan tali kasih pada anda, hanya kesedihan mendalam yang tersisa.

Serupa itulah perasaan yang dirasakan oleh saya dan pendukung Semen Padang FC lainnya di akhir tahun 2013, saat Edward Wilson Junior memutuskan meninggalkan Bukit Indarung. Striker oportunis yang telah menemani tim ini selama lima tahun, ibarat separuh nyawa. Setiap gol yang dipersembahkan putra Liberia ini menghantarkan Kabau Sirah pada kemenangan di setiap pertandingannya. Kini dia telah pergi ke negeri seberang, hanya keikhlasan yang bisa kita berikan untuk merelakannya, meski berat.

Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, 21 Mei 2014 mungkin akan menjadi hari “pertemuan” bagi anda dengan calon pacar baru anda. Edward Wilson Junior kini telah tenang bersama pacar barunya di Malaysia, kini seorang manusia lain dari Afrika pun datang lagi mengisi relung lini depan tim anda yang selama setengah tahun ini bisa terbilang kosong.

Osas Marvelous Saha Ikpefua namanya. Pria Nigeria yang telah lama mengembara di Indonesia, dia pernah singgah di Deli Serdang, Sigli, Medan, Madura, Samarinda dan terakhir di-setengah-Raja-Ampat-setengah-Jogja. Two shoot two goals, begitu mempesona. Membuat hati seluruh pecinta Semen Padang yang lama beku kini kembali biru.

Saya yang malam itu menyempatkan diri hadir di stadion memfokuskan pada dua hal; pertama, lini belakang yang digawangi dua bek-tengah-yang-jarang-bersama selama musim ini, Saepulloh dan Seftia Hadi; dan yang kedua, pada seorang pemain legam yang akan mengisi lini depan tim, Osas Saha.

Hasilnya sangat memuaskan. Seftia dan Ipul seolah menjadi batu karang malam itu, Beto-Gonzales-Sunarto pun susah masuk ke kotak penalti Semen Padang. Ditambah penampilan ciamik Ricky Ohorella di pos kanan, yang membuat Sunarto malam itu mati kutu, meski Beto sering diabaikan Novan, tapi Ipul dan Septia begitu displin.

Hal yang kedua, kenapa harus Osas Saha? Saya tak perlu lagi mempertanyakan kualitas dua inverted winger Semen Padang, Esteban Vizcarra dan Hendra Bayauw. Selama putaran pertama dua pemain ini menjadi salah satu winger produktif yang ada di liga.

Kembali ke Osas Saha, dia muka anyar dan selama setengah musim di belakang hanya mampu menyarangkan satu gol untuk Persiram, wajar saya ingin memperhatikannya. Namun dia berhasil menunaikan janjinya kepada fans Kabau Sirah.

Secara pergerakan Osas memang merupakan tipe targetman, dia cenderung lebih suka mencari ruang kosong, dia tak takut bila harus berduel satu lawan satu dengan Thiery Gatthuesi atau Munhar. Soal ketenangan dan efektifitas dia membuktikan malam itu. Dua shoot on target yang ia lancarkan, keduanya berhasih menjadi gol. Kurang efektif apalagi?

Osas pun pada malam itu saya lihat jauh dari kata selfish, justru Bayauw-lah yang terlihat lebih egois. Memang tubuhnya tak sekokoh Edu, finishing tak semematikan Edu, dribbling tak seyahud Edu, tapi ada satu hal yang memuat Osas lebih memenangkan hati saya ketimbang Edu, dia lebih ramah. Seketika pertandingan berakhir dia tak lupa mengucapkan kata “Terimakasih” dan gestur respek dengan menghampiri kami sembari menepuk-nepukkan tangannya di udara kepada para pendukung yang berjumlah hanya sekitaran dua puluhan orang malam itu. Raut wajahnya tampak begitu senang, dia berbahagia pada malam itu. Malam itu benar-benar miliknya.

Memang masih baru dua pertandingan, dan baru dua gol yang ia persembahkan, tapi tidakkah pesona-pesona yang telah ia tebarkan akan membuat lita perlahan bisa melupakan Edward Wilson Junior? Dia bagai “gebetan” baru yang harus kita kejar, dapatkan hatinya, cintai dan pertahankan. Ya, dialah Osas Marvelous Ikpefua.

Jangan sesekali bandingkan dia dengan Edward Wilson Junior. Karena kekasih baru tak akan pernah suka bila anda sama-samakan dengan mantan. Percayalah!

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *