Semen Padang Berikan Kekalahan Pertama Arema

Spartacks Cyber. Semen Padang FC berhasil mematahkan rekor tak terkalahkan Arema Cronus di Liga Super Indonesia musim 2014. Pertandingan yang berlangsung Rabu (21 Mei) di Stadion Kanjuruhan tersebut berakhir dengan skor 1-2 sekaligus membuyarkan keangkeran kandang Singo Edan.

Pemain baru Semen Padang FC, Osas Marvelous Ikpefua atau yang lebih dikenal dengan Osas Saha seakan menemukan kembali ketajamannya setelah pada putaran pertama ISL 2014 bersama Persiram Raja Ampat mandul. Dua gol Saha pada menit ke-43 dan 58 memastikan Kabau Sirah pulang dengan 3 poin. Satu-satunya gol balasan Arema dicetak oleh Alfarizi pada menit ke-83.

Memulai laga dengan tempo cepat, Arema tampil pincang tanpa Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Ahmad Bustomi dan Gustavo Lopez. Sedangkan Semen Padang langsung mengandalalkan bomber anyar yang baru masuk di putaran kedua yakni Osas Saha.

Menit 13, Dendy Santoso langsung memberikan ancaman. Sayang sepakannya belum menemui sasaran. Enam menit kemudian, Beto melepaskan umpan silang lambung dari sisi kanan pertahanan Semen Padang. Sayang umpan Beto gagal dimanfaatkan oleh Gonzales yang berusaha melakukan sundulan dengan menjatuhkan badan. Bola lebih cepat bergulir dari pergerakan Gonzales.

Peluang emas Semen Padang di menit ke-25. Sepakan keras kaki kanan Yu Hyun Ko dari jarak jauh mengarah tepat ke gawang Arema. Namun bola mengarah tepat ke Made Wardhana.

Alfarizi hampir saja menjebol gawang timnya sendiri pada menit ke-33. Berawal dari umpan silang mendatar Nur Iskandar dari sisi kanan pertahanan Singo Edan. Bola mengarah kepada Osas Saha, tapi Alfarizi lebih cepat menjangkau bola. Bola hasil halauan bek Arema itu malah mengarah ke gawangnya sendiri. Untung tidak masuk ke gawang Made.

Menit ke-41, Suharno menarik keluar Gonzales. Posisinya digantikan oleh I Gede Sukadana. Formasi Arema pun berubah menjadi 4-4-1-1 dengan mengandalkan Beto sebagai penyerang tunggal.

Osas Saha mencetak gol ke gawang Arema. Tendangan kaki kanannya dari dalam kotak penalti Arema tidak bisa dihentikan oleh Made. Gol itu tercipta pada menit ke-43.

Skor 0-1 untuk keunggulan Kabau Sirah bertahan hingga babak pertama berakhir.

Tertinggal di satu gol, Arema kian meningkatkan gempuran ke pertahanan Semen Padang. Pada menit ke-52, Benny Wahyudi melepaskan tendangan jarak jauh dengan kaki kanannya. Namun, bola hasil sepakannya belum menemui sasaran.

Osas Saha kembali menjadi momok menakutkan untuk Arema. Menit ke-58, dia mencetak gol kedua melalui tendangan keras dari dalam kotak penalti Semen Padang. Kini, Kabau Sirah unggul 0-2.

Empat menit kemudian, Beto melepaskan tendangan kaki kanan dari depan kotak penalti Semen Padang. Namun bola hasil sepakannya masih bisa ditangkap oleh Jandia Eka.

Menit ke-68, Sunarto melepaskan tendangan kaki kanan dari jarak jauh. Namun arah bola tepat dipelukan Jandia Eka. Samsul Arif Munip melepaskan tendangan dengan kaki kanannya dari jarak dekat pada menit ke-74. Namun, Jandia Eka bisa menangkap bola.

Menit 83, Arema berhasil memperkecil kedudukan. Berawal dari eksekusi tendangan bebas Sukadana, dia melepaskan umpan lambung yang disambut dengan sundulan Alfarizi. Bola masuk ke gawang hingga menembus jaring gawang Semen Padang. Hingga laga usai, skor 1-2 untuk Semen Padang.

Hasil ini membawa Semen Padang naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan mengumpulkan 20 poin dari 12 pertandingan, sementara Arema masih bertahan di puncak klasemen dengan perolehan 30 poin dari 12 pertandingan.

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.