Kabau Sirah Mudo Targetkan Juara ISL U21

Gelaran Indonesia Super League (ISL) U21 musim 2014 akan segera ditabuh. Kompetisi yang bertujuan sebagai ajang pembinaan pemain muda bagi klub-klub profesional di Indonesia tersebut akan mulai kick-off 12 April mendatang. Semen Padang FC yang mempunyai tradisi pembinaan pemain muda telah mempersiapkan jauh-jauh hari.

Tergabung dalam Grup 1 bersama Sriwijaya FC, Persib Bandung dan Pelita Bandung Raya membuat skuad asuhan Delfi Adri ini semakin bersemangat. Persiapan yang dilakukan sampai saat ini bisa dikatakan mencapai 80 persen.

“Secara keseluruhan tim sudah 80% terbentuk. Saat ini sudah masuk fase persiapan khusus yang menu latihannya banyak taktik dan strategi. Mulai Minggu akan masuk ke fase try-out dan rencananya tanggal 22-29 maret kita melakukan ujicoba,” jelas Dian Rama Saputra, asisten pelatih Semen Padang U21 kepada Spartacks Cyber.

Ujicoba pra-musim Leo Batubara, dkk ini akan dilaksanakan minimal tiga kali, dengan tingkat kesulitan lawan berbeda. “Kami perlu ujicoba melawan satu klub yang levelnya di bawah, satu klub selevel dan satu klub yang levelnya diatas,” tambah Dian.

Mulai musim 2014 ini, Kabau Sirah Mudo kembali memprioritaskan talenta lokal untuk dibina. Hal ini terlihat dari seleksi awal yang dilakukan beberapa bulan yang lalu dengan mengadakan Semen Padang U21 Cup serta talent-scout yang tersebar di seluruh daerah. Hasilnya, 70 persen skuad Semen Padang U21 saat ini merupakan putra daerah Sumatera Barat.

“Seleksi awal khusus untuk lokal Sumbar, setelah itu baru untuk pemain luar Sumbar dengan syarat kualitasnya harus diatas pemain lokal,” terang Dian.

Saat ini skuad Semen Padang U21 berjumlah 25, dimana tiga orang diantaranya juga tercatat sebagai pemain tim senior. Ketiga pemain tersebut adalah Rahmanuddin (penjaga gawang), Gitra Yudha Furthon (belakang) dan Safri Al Irfandi (Gelandang).

“Kami masih membutuhkan tambahan satu striker lagi,” ungkap Dian.

Keikutsertaan Semen Padang pada kompetisi profesional junior kali ini adalah yang kedua, setelah pada keiktsertaan pertama pada musim 2010-11, Kabau Sirah Mudo berhasil menjadi runner-up setelah dikalahkan Persela Lamongan di partai final. Padahal, awalnya tim asuhan Weliansyah saat itu hanya ditargetkan lolos babak penyisihan. Tahun ini, manajemen Kabau Sirah memberikan target optimis sejak awal kompetisi.

“Kami diberikan target lebih baik dari musim sebelumnya, makanya tim pelatih harus mencari pemain yang betul-betul berkualitas,” pungkas Dian.

(Reporter: Vembi, Editor: Rieko)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.