Semen Padang FC v Persita: ULANGI SUKSES PRA MUSIM 2012

Calon lawan Semen Padang FC, Persita Tange­rang ternyata punya kiat sendiri untuk urusan away ke Padang. Anak Asuh Arcan Ulrie ini baru menginjakkan kakinya ke Padang, sehari sebelum pertandingan, tepatnya, Sabtu (8/3) pagi.

“Ya, tim Tim Persita memilih datang ke Pa­dang, sehari sebelum pertandingan. Itu infor­masi yang kami terima dari tim asal Tangerang itu,”kata Media Officer Semen Padang FC, Ronny J Suhatril saat melihat latihan tim Semen Padang FC di Stadion H Agus Salim, Jumat (7/3).

Persita merupakan lawan kelima Semen Padang pada gelaran Indo­nesian Super League (ISL) tahun ini dan merupakan laga kandang kedua bagi Hengki Ardiles Cs pada Minggu (9/3) pukul 18.30 WIB. Setelah menjamu pasukan Pendekar Cisa­dane itu, Semen Padang FC akan menjamu tim asal sesama Sumatera, Sriwijaya FC pada 13 Maret 2014.

Menghadapi Persita, terakhir kali dilakoni Semen Padang saat laga pra musim jelang kom­petisi ISL 2013 lalu, tepatnya 8 November 2012. Saat itu pertan­dingan dilangsungkan di Karawang, Jawa Barat. Padalaga tersebut, Semen Padang FC berhasil me­me­nangkan pertan­dingan dengan skor me­yakinkan 4-2.

Dua gol disumbangkan Titus Bonai, satu gol oleh Edward Wilson Junior dan satu gol lagi dile­sakkan M.Nur Iskandar. Pada laga ini juga menja­di laga yang sangat berbekas bagi seorang David Pagbe. Defender tanggung Semen Padang ini “dilu­mat” pemain Persita, Maman hingga menyebabkan pemain asal Kamerun itu tak bisa merumput selama enam bulan untuk pemulihan cederanya.

“Saya ingat sekali dengan laga itu. Laga itu menyebabkan saya harus naik meja operasi dan istirahat bermain enam bulan,”kata Pagbe yang ditemui usai latihan yang dipimpin langsung Jafri Sastra itu.

Dalam latihan itu, pelatih kepala Semen Padang FC ini terlihat membagi tugas dengan asisten pelatih Wellia­nsyah. Jafri mengawasi latihan stategi untuk pemain gelandang dan penyerang melakukan penetrasi ke pertahanan lawan. Sementara, Welliansyah mengawasi latihan Pagbe Cs di barisan pertahanan.

Usai latihan, Jafri menyebutkan, pihaknya memang menyiapkan kombinasi penyerangan dan bertahan dengan baik. Ia menyebut, Persita punya kemampuan yang perlu diwaspadai karena mereka memiliki pemain yang punya jam terbang tinggi. Karenanya perali­han permai­nan bertahan dan menyerang harus tetap menjadi fokus.

Dalam latihan tersebut, Jafri memploting Sefti Hadi di posisi bek kiri menggantikan posisi se­orang Novan Setya Sa­songko yang belum bergabung bersama tim usai memperkuat Timnas pada Match Day 6, pe­nyisihan Piala Asia di Arab Saudi. Menanggapi ini, Jafri menga­takan, siapapun pemain harus siap diturunkan, karena penentuan siapa yang akan masuk starting melihat kondisi terakhir pemain.

Hanya saja, soal Nur Iskandar, Jafri belum memberikan garansi bagi pemain asal Papua itu untuk diturunkan pada laga besok malam itu. “Kondisinya sudah pulih. Namun untuk kembali mendapatkan sen­tuhan bermain bola, tentu butuh proses karena ia (Nur Iskandar) cukup lama menjalani pemulihan akibat cedera,”kata pelatih berlisensi A AFC itu. (Harian Haluan)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.