Barito Lamo: Sam Dee Garmojay Perkuat Semen Padang

PADANG – Manajer Tim Semen Padang Heryandi Jahir memastikan mantan striker Persita Tangerang, Sam Dee Garmojay akan menjadi eksekutor baru bagi klubnya. ”Sam Dee akan menjadi eksekutor sekaligus membantu ketajaman serangan, sehingga minimal kami mampu mendulang sukses untuk memperbaiki peringkat delapan musim lalu,” ujarnya di Padang, Minggu kemarin.

Menurut dia, pemain itu akan mulai latihan perdana di Lapangan Mes Galatama Semen Padang, Cubadak, Senin sore ini, bersama bintang tim lain, seperti Nico Susanto, Kusdianto, dan penjaga gawang andalan Zulkarnaen Zakaria, sedangkan pemain baru lainnya akan bergabung mulai minggu depan.

Klub ini tetap mempertahankan pelatih Suhatman Imam dan 75% pemain lama karena dinilai sudah cukup solid. Adapun personel baru yang bakal menambah daya gempur tim itu, kemungkinan legiun asing asal Brasil.

Masuknya legiun asing itu bakal menggantikan pemain asing lama yang sudah berakhir masa kontraknya, seperti Diawana Aboebaccar (Guinea) dan Alejandro Christian Gonzalez (Cile). Sementara itu, empat pemain lokal yang hengkang dari Indarung adalah Edi Gunawan, Achyar, Reky Selfisberger, dan Gafar Lestaluhu.

Biaya

Herhandi mengatakan, guna mengisi kekosongan tersebut, kesebelasan yang bermarkas di Bukit Karang Putih Indarung itu menarik tiga pemain Semen Padang Yunior yang memperkuat tim Porwil Sumbar menggondol medali emas di Lampung beberapa waktu lalu.

Pemain lainnya, Antonio ”Toyo” Claudio (Stoper Persija), Eduardo Chacon (eks Deltras asal Brasil) dan Franky (wing back asal Perseman Manokwari) masih harus menjalani seleksi dan pengawasan dari pelatih Suhatman Imam yang bakal pulang umrah, 10 November mendatang.

“Selain itu, kami masih terus mengincar pemain guna mengisi kekosongan untuk menggalang kekuatan bersama kapten tim, Renato Elias yang sedang berlibur di Brasil,” ujarnya.

Pada KLI IX lalu, klub yang menghabiskan biaya Rp 5 miliar hingga Rp 6 miliar itu, diperkuat tiga pemain asing dan menempati peringkat delapan dari 20 tim peserta.

Menghadapi KLI IX yang diperkirakan mulai bergulir awal tahun depan, Heryandi belum berani mengatakan berapa besar biaya yang dianggarkan, termasuk jumlah pemain dan nilai kontrak pemain asing.

“Yang pasti, sampai saat ini keberadaan dan kesinambungan tim tetap tidak berubah termasuk perhatian dari Semen Padang,” ujarnya. Perusahaan ini adalah pabrik semen tertua di Indonesia. (suaramerdeka.com, 3 November 2003)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *