Barito Lamo: Laga Semen Padang Ditunda

Kevalidan PSSI menyusun jadwal Liga Indonesia kembali dipertanyakan. Betapa tidak, pemilik otoritas tertinggi sepakbola nasional itu, merubah lagi beberapa jadwal pertandingan. Laga Persib Bandung kontra Semen Padang yang seyogianya berlangsung Rabu (20/4) diundur menjadi Jumat (29/4).

Pengunduran jadwal dimaksud, seperti disebutkan Ketua Liga Indonesia Andi Darussalam Tabusalla dalam suratnya Nomor: 832/AGB/347/IV-05 yang diterima manajemen Semen Padang kemarin, sehubungan dengan adanya persiapan dan pelaksanaan peringatan 50 tahun Konfrensi Asia Afrika (KAA) di Bandung pada tanggal 23 dan 24 April mendatang. ”Karena itu, dengan berat hati, PSSI c.q Panitia Liga Indonesia terpaksa merevisi beberapa jadwal pertandingan,” sebut Andi Darussalam.

Mengingat jadwal peringatan 50 tahun Konfrensi Asia Afrika (KAA) di Bandung pada tanggal 23 dan 24 April, manejemen Semen Padang melalui Manajer Haji Hamdan Anwar mengusulkan ke PSSI untuk memajukan laga Persib vs Semen Padang pada tanggal 17 April.

Namun, Andi Darussalam yang dikonfirmasi Hamdan via telpon tidak bisa menerima usul tersebut. Soalnya, sejak tanggal 15 April, Kota Bandung sudah diisolasi dari segala kegiatan berbau keramaian, termasuk pertandingan sepakbola.

”Mulai tanggal 15 April, di Bandung sudah tidak boleh lagi digelar kegiatan yang melibatkan orang banyak,” ujar Andi Darussalam seperti ditirukan Hamdan Anwar kepada koran ini, kemarin.

Dengan revisi jadwal tersebut, tidak hanya merubah jadwal Persib kontra Semen Padang, tapi juga Persib vs PSPS. Sedianya Persib vs PSPS bakal digeber Sabtu (23/4) diundur menjadi Selasa (26/4).

Sementara jadwal, Semen Padang kontra Persikota Tangerang tidak mengalami perubahan, tetap digelar sesuai rencana Sabtu, 23 April. Artinya, tour Semen Padang ke pulau Jawa tertunda selama tiga hari. ”Secara umum, pengunduran jadwal tersebut tidak begitu berpengaruh kepada Semen Padang. Bahkan sebaliknya, justeru menguntungkan karena masa persiapan kita menjadi sedikit lebih panjang,” sebut Hamdan.

Senada dengan Hamdan, Pelatih Kepala Semen Padang Syafrianto Rusli juga mengaku pengunduran jadwal tersebut ada sisi positifnya. ”Kendati secara prinsip kita siap main kapan pun, namun dengan adanya pengunduran jadwal ini kita memiliki sedikit waktu untuk lebih mematangkan tim dan menutup beberapa kelemahan yang masih terdapat pada laga sebelumnya,” ujar Syafrianto.

Hanya saja, menghadapi Persikota Tangerang, Sabtu (23/4), Semen Padang dipastikan tidak diperkuat gelandang bertahan Ebi Sukore. Pemain jangkung berkulit hitam legam itu terkena hukuman akumulasi. Absennya mantan pemain Persik Kediri itu, menurut Syafrianto tidak begitu berpengaruh terhadap tim. Sebab, Semen Padang memiliki banyak stok yang kemampuannya cukup merata untuk posisi tersebut.

Tercatat, ada Abdul Gaffar Lestaluhu, Imran “Uban” Hadi dan Octavianus di lini ini. “Insya Allah, adak ada masalah,” sebut mantan pelatih PON XVI Sumbar itu.

Selain Ebi, pemain Semen Padang lainnya tidak ada masalah. Stoper Leonardo yang terpaksa absen dalam dua laga kandang Semen Padang terdahulu, kini sudah pulih dari cedera. Pemain asal Argentina yang pada musim lalu bermain di Liga Vietnam itu sudah pulih dari cederanya.

“Menurut dokternya yang menanganinya, cedera Leonardo sudah pulih. Mudah-mudahan dalam laga melawan Persikota mendatang, dia sudah bisa diturunkan,” imbuh Asisten Pelatih Fisik Semen Padang, Zulmaidi Ben. (ligaindonesia.com, 19 April 2005)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *