Pelatih Saling Puji Usai Laga PBR Lawan Semen Padang FC

Dejan Antonic dan Jafri Sastra saling melempar pujian terhadap terhadap lawan, usai laga Pelita Bandung Raya versus Semen Padang FC.

Spartacks Cyber. Semen Padang FC gagal membawa pulang poin penuh dari kandang Pelita Bandung Raya dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014. Pada pertandingan yang berlangsung Jumat, 21 Februari di stadion Si Jalak Harupat, keunggulan satu gol Kabau Sirah sampai menit ke-90 harus buyar oleh penalti Gaston Castano. Wasit Handri Kristanto menghadiahi penalti kontroversial kepada PBR setelah menganggap Novan Setya melakukan handball di kotak terlarang. Padahal melalui siaran ulang televisi terlihat jelas bahwa Novan menyundul bola, bukan menyentuh bola dengan tangan.

Dalam konferensi pers usai laga, pelatih Pelita Bandung Raya Dejan Antonic menyebutkan bahwa lawan yang dihadapinya kali ini adalah tim tangguh. Ditambah lagi anak asuhnya tidak mampu mengembangan permainan karena tekanan.

“Semen Padang tim yang bagus, di laga ini anak-anak sedikit panik. Mungkin rekor lawan kita memberikan efek tersendiri, ” ucapnya dalam konferensi pers.

Dejan kemudian menyalahkan jadwal kompetisi ISL yang terlalu padat menyebabkan anak asuhnya kelelahan karena tidak cukup recovery. “Kita bermain 6 laga dalam 20 hari dan itu sangat terasa bagi kami. Di Eropa seperti ini sangat berat tapi di Indonesia berbeda,” tambahnya.

Sementara Jafri Sastra, pelatih Semen Padang FC memuji balik tim The Boys are Back. Jafri menjelaskan permainan PBR lebih baik di babak kedua sehingga pasukan Bukit Indarung sedikit kesulitan mengembangkan permainan.

“Kami coba mengembangkan permainan di babak kedua tapi PBR tim yang bagus,” ujar Jafri Sastra.

Terkait dengan penalti siluman yang diberikan wasit Handri Kristanto bagi The Boys Are Back di penghujung laga, pelatih Semen Padang itu enggan memberi komentar dan lebih memilih fokus mengevaluasi permainan anak asuhnya.

“Itulah sepak bola, tinggal dua-tiga menit lagi menang tapi gagal karena kurang fokus sehingga ada penalti, tapi kami lebih memilih untuk fokus mengevaluasi permainan kami,” imbuhnya.

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Satu tanggapan untuk “Pelatih Saling Puji Usai Laga PBR Lawan Semen Padang FC

  • 22 Februari 2014 pada 16:21
    Permalink

    Semen Padang is the best! PROFESSIONAL! (Y)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *