Kembang Api Dilarang Beredar di Stadion

Spartacks Cyber. Persiapan Panitia Pertandingan (Panpel) Semen Padang FC lawan Barito Putera sudah mulai maksimal. Persiapan dari mulai tiket, petugas keamanan dan lainnya dinilai sudah oke. Saat ini panpel tinggal himbauan kepada penonton terutama suporter untuk tidak membawa kembang api ke dalam stadion.

”Kita ingin pertandingan nantinya menarik dilihat. Dan berjalan dengan baik. Tapi kita menghimbau kepada penonton supaya tidak membawa kembang api. Karena dilarang oleh PT. Liga Indonesia. Jika ada yang menyalakan maka Semen Padang FC bisa kena sanksi,” jelas Win Bernandino, Panpel SPFC pada konferensi pers Selasa, 4 Februari 2014.

Terbaru, tim Persebaya terancam sanksi dari Komdis PSSI terkait ulah penonton yang menyalakan flare pada saat pertandingan melawan Mitra Kukar pada 1 Februari 2014 di stadion Gelora Bung Tomo. Sekretaris Jendral PSSI, Joko Driyono menjelaskan bahwa denda yang akan dikenakan kepada klub dengan direktur Diar Kusuma Putra tersebut berkisar Rp. 5-10 juta. Denda itu dijatuhkan karena penggunaan flare dan sejenisnya dalam pertandingan sepak bola memang dilarang karena dapat mengganggu jalannya pertandingan.

Win Bernandino juga mengungkapkan bahwa sanksi jika ada kembang api tentu bisa berupa denda.”Terberat tentu bisa-bisa pertandingan tanpa penonton,” bebernya. (Eko Kurniawan)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.