IIC 2014 Sriwijaya FC 3-1 Semen Padang FC

Semen Padang FC harus tersingkir dari turnamen pra-musim Inter Island Cup 2014 setelah pada leg kedua penyisihan zona Sumatera dikalahkan Sriwijaya FC dengan skor 3-1.

Spartacks Cyber. Sriwijaya FC mampu melibas Semen Padang FC dengan skor 3-1 dalam leg kedua Turnamen Inter Island Cup (IIC) 2014, Zona Sumatera di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Selasa 14 Januari 2014. Dengan hasil ini Laskar Wong Kito lolos ke babak 8 besar IIC karena unggul agregat 4-2, di pertemuan kedua tim bermain imbang 1-1 di Stadion Agus Salim, Padang, Jumat 10 Januari lalu.

Tiga gol kemenangan Sriwijaya dicetak oleh Lancine Kone menit dua, Yohanis Nabar menit 40, dan Siswanto di menit 59. Gol hiburan Kabau Sirah diciptakan oleh Airlangga Sucipto menit 58.

Tampil di kandang sendiri membuat Laskar Wong Kito langsung menggebrak dari menit pertama. Hasilnya di menit kedua Lancine Kone langsung mencetak gol. Setelah gol tersebut Sriwijaya berhasil menjauh lewat gol Yohanis Nabar pada menit ke-40. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Semen Padang mencoba bangkit, hasilnya di menit 58 mantan striker Persib, Airlangga Sucipto memperkecil ketinggalan menjadi 1-2. Namun sayang satu menit kemudian Siswanto membuat Sriwijaya kembali unggul menjadi 3-1.

Unggul dua gol, Sriwijaya FC mencoba menurunkan tempo. Sementara Kabau Sirah terus mencoba menyerang demi memperkecil kedudukan. Hingga laga usai, skor 3-1 untuk kemenangan Laskar Wong Kito.

Usai laga, pembesut SFC, Subangkit mengatakan bersyukur bisa mengatasi Semen Padang. “Walau permainan kami sebenarnya tidak sesuai yang diinginkan bahkan lebih baik saat bermain di Padang. Tapi anak-anak bisa menerapkan tempo tinggi dan berhasil. Dengan hasil ini tentu kami gembira dan kami juga masih butuh penyempurnaan pemain, khususnya di lini depan. Setelah ini kami langsung persiapan ke Jakarta untuk menghadapi 8 besar,” jelas Subangkit.

Sedangkan Asisten Pelatih Semen Padang, Welliansyah mengaku gol cepat Sriwijaya di awal laga meruntuhkan mental anak asuhnya.

“Lini pertahanan jadi kurang konsentrasi walau kami sempat mengejar defisit gol tapi pemain SFC semakin semangat dan terus meningkatkan tempo permainan yg membuat kami tertekan. Pemain kami banyak yang cedera sehingga pola yg kami inginkan tidak maksimal, sehabis IIC ini tentu kami akan evaluasi menyeluruh,”tukas Welliansyah.

Di babak 8 besar, tim kebanggan masyarakat Sumsel ini akan tergabung di grup A bersama Arema Cronus, Barito Putera, dan Perseru Serui.

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *