Preview: Subangkit Galau, Jafri Sastra Percaya Diri

Preview Semen Padang FC vs Sriwijaya FC, leg 1 penyisihan zona Sumatera Inter Island Cup 2014: Subangkit Galau, Jafri Sastra Percaya Diri.

Spartacks Cyber. Semen Padang FC siap berlaga di turnamen Inter Island Cup 2014. Lawan pertama yang akan dihadapi adalah Sriwijaya FC, dalam babak penyisihan Zona Sumatera. Dengan peserta yang hanya dua tim, zona Sumatera menggunakan format home-away untuk memperebutkan satu tiket ke babak delapan besar. Kabau Sirah berkesempatan menjadi tuan rumah pertama dengan menjamu Laskar Wong Kito pada Jumat 10 Januari 2014 di Stadion H. Agus Salim.

Jafri Sastra yang telah jauh-jauh hari mempersiapkan tim Semen Padang percaya diri menghadapi laga pembuka musim 2014 ini. Dengan suntikan beberapa tenaga baru seperti Ezequiel Gonzales, Airlangga Sucipto, Eka Ramdani dan Fahrizal Dillah, Uda Jap yakin anak asuhnya mampu menguasai permainan.

Walaupun beberapa pemainnya masih cidera, Jafri yang tidak mematok target muluk-muluk di Inter Island Cup ini tidak ambil pusing. Beberapa nama yang masih dalam kondisi tidak fit seratus persen adalah Eka Ramdhani, Nur Iskan­dar, Saepuloh Maulana dan Hendra Adi Bayauw. Baginya semua pemain Semen Padang mempunyai kemampuan yang sama, dan siapapun bisa menjadi starting XI asalkan siap pada hari pertandingan.

“Ya, mudah-mudahan saja para pemain yang cedera ini bisa pulih seratus persen saat laga nanti. Tapi yang jelas saya tidak akan mau ambil resiko. Pemain yang fit seratus persen lah yang nanti akan turun,” ucap Jafri Sastra dikutip dari Pa­dang Ekspres.

Mengenai lawan yang akan dihadapi, Jafri justru merasa sangat diuntungkan.  “Lawan yang dihadapi cukup bagus, Semen Padang beruntung berhadapan dengan Sriwijaya yang punya mental juara,” ungkap Jafri yang memiliki lisensi kepelatihan A AFC tersebut.

“Beruntungnya bisa mematangkan komposisi tim dengan berhadapan dengan tim kuat seperti Sriwijaya. Sehingga, mental bermain pemain pun bisa maksimal dan kami juga akan memperlihatkan permainan maksimal kami kepada pecinta Semen Padang yang akan memenuhi stadion esok hari (10 Januari),” lanjut Jafri.

Sementara itu pelatih Sriwijaya FC, Subangkit merasa was-was melakoni laga perdana ini. Pasalnya, selain buta kekuatan lawan, lini pertahanan Elang Sumatera ini masih belum solid.

“Kita perbaiki dulu konposisi pemain dan kekompakan tim, terutama di lini belakang yang masih banyak perombakan,” katanya mantan pelatih Persiwa Wamena ini, Rabu 8 Januari 2014.

Beberapa pemain yang diharapkan menjadi andalan Subangkit urung diturunkan karena didera cedera. Pemain-pemain yang cedera tersebut  adalah Lancine Kone, Erol Iba, Syamsir Alam, dan M Hamzah. Kegalauan terbesar Subangkit adalah tidak bisa dimainkannya Kone karena jenderal lapangan asal Pantai Gading itu diprediksi tim dokter sudah sembuh H-3 pertandingan. Namun ketika tim bertolak menuju Padang, Rabu (8 Januari), kondisi Kone belum pulih 100 persen, dan dinilai tidak mungkin bisa diturunkan.

“Setelah kita lihat kondisi terakhirnya, ternyata Kone belum juga benar-benar pulih, jadi lebih baik ditinggal untuk istirahat menjalani terapi,” kata pelatih Subangkit.

“Kita tidak khawatir, masih ada Mofu sebagai gantinya yang punya kemampuan sepadan. Apalagi Mofu pernah bermain bersama Semen Padang, jadi sedikit banyak dia mengetahui tentang kekuatan mereka,” sambungnya.

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *