Gelora Bung Tomo Tidak Diizinkan Jadi Tuan Rumah IIC

Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya tidak memberikan izin penggunaan stadion Gelora Bung Tomo karena masih dalam proses perbaikan.

Spartacks Cyber. Tim Persebaya terpaksa menolak penunjukan mereka menjadi tuan rumah zona Jawa 3 babak penyisihan Inter Island Cup 2014 dikarenakan tidak diizinkan menggunakan stadion Gelora Bung Tomo dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya sedang melakukan perbaikan stadion, terutama dari segi lapangan, khususnya rumput.

Zona Jawa 3 babak penyisihan Inter Island Cup akan dimulai pada tanggal 12 Januari 2014, dengan mempertemukan empat tim yaitu Persebaya, Gresik United, Persik Kediri dan Persiba Bantul. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menunjuk Persebaya sebagai tuan rumah dengan venue stadion Gelora Bung Tomo. Namun karena tidak mendapatkan izin dari Dispora, Persebaya terpaksa menolak instruksi PSSI tersebut.

“Saya baru saja mendapat perintah untuk membuat surat ke PT Liga, menolak Surabaya menjadi tuan rumah karena GBT (Gelora Bung Tomo) tak bisa digunakan,” terang sekretaris tim Persebaya, Rahmad Sumanjaya, Kamis (2/1) sebagaimana dilaporkan beritajatim.

Dikatakan, Persebaya sempat mengajukan stadion alternatif sebagai ganti GBT, seperti stadion Gelora Delta Sidoarjo atau stadion Gelora Bangkalan di Madura, namun pelatih Persebaya, Rahmad Darmawan, pesimis akan hal itu.

“Tapi sepertinya juga tak mungkin. Sebab yang diminta PT Liga Indonesia adalah GBT, bukan yang lain,” katanya.

Beberapa hari yang lalu Persebaya juga terpaksa mengundur laga ujicoba mereka dengan Persib Bandung lantaran urusan keamanan, dimana pemerintah kota Surabaya tidak memberi izin.

“Sehubungan dengan tidak keluarnya ijin pemakaian stadion Gelora Bung Tomo dari Pemkot Surabaya, bersama ini kami sampaikan bahwa friendly match Persebaya vs Persib pada 5 Januari 2014 di Gelora Bung Tomo Surabaya terpaksa ditunda,” tulis surat pernyataan pihak Persebaya kepada Persib.

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *