Profil Semen Padang FC – Indonesia Super League 2014

Profil lengkap klub Semen Padang FC pada kompetisi ISL (Indonesia Super League) musim 2014. Info dan sejarah, daftar pemain, catatan prestasi.

Semen Padang FC 2014

Semen Padang FC

Rank
2
Matches
14
Won
8
Tied
2
Lost
4
Coach
Jafri Sastra
Website
http://wp.me/prakC-16a

Last Match

Semen Padang FC Persijap Jepara

16. Match Day

30. Mei 2014 15:30 H. Agus Salim

 

[Htab]
[tab title=”Info & Sejarah”]

Nama Semen Padang Footbal Club
Julukan Kabau Sirah, Pasukan Bukit Indarung
Pengelola PT. Kabau Sirah Semen Padang
Tanggal berdiri 30 November 1980
Alamat Komplek PT. Semen Padang, Indarung, Padang
Telp +62751 202593
Fax +62751 202593
Email admin[at]semenpadangfc.co.id
Stadion H. Agus Salim, Padang
Official Media Online SEMENPADANGFC.CO.ID
Facebook:  semenpadangfc
Twitter:  @FCSemenPadang
Youtube:  Semen Padang FC
Suporter Spartacks, The Kmers, dll

 

Masa-masa Awal Pembentukan

Semen Padang FC berdiri pada tanggal 30 November 1980 dengan nama PS Semen Padang. Mengawali debut pada kancah sepak bola Indonesia dengan mengikuti Divisi 1 Galatama tahun 1980. Pada tahun 1982, SPFC berhasil menjuarai Divisi 1 Galatama dan sekaligus promosi ke Divisi Utama Galatama.

Di musim 1994/1995, atas gagasan Ketua PSSI yang juga merupakan mantan Dirut PT. Semen Padang sekaligus pendiri PS Semen Padang Azwar Anas, PSSI melakukan penggabungan dua liga yang ada saat itu, yaitu Perserikatan dan Galatama. Penggabungan tersebut membentuk sebuah sistem liga baru di Indonesia bernama Liga Indonesia. PS Semen Padang saat itu memenuhi syarat untuk menjadi salah satu dari 34 klub kontestan kasta tertinggi Divisi Utama Liga Indonesia (atau lebih populer disebut Divisi Utama Ligina saja) yang dibagi menjadi dua wilayah Barat dan Timur. PS Semen Padang tergabung di wilayah Barat.

Sejak awal 2000, PS Semen Padang mulai bangkit. Melaju ke semifinal LI 2002 dengan status juara Wilayah Barat, lalu dihentikan Petrokimia Putra, Kabau Sirah kembali terpuruk. Tercatat, dari 2004 sampai 2007, SP tidak pernah bisa menembus 10 besar.

Pada akhir LI 2007, SP finis ke-16 di LI Wilayah Barat. Perubahan piramida kompetisi yang melahirkan liga baru yaitu Liga Super Indonesia, memaksa SP berkompetisi di kasta kedua liga Indonesia, yaitu Divisi Utama.

Divisi Utama sebagai Second-tier Liga Indonesia

Untuk memperbaiki kualitas kompetisi sepakbola di Indonesia, pada tahun 2008 PSSI membentuk  Liga Super Indonesia (ISL) sebagai persiapan sebuah kompetisi sepakbola profesional.Penyaringan klub peserta ISL dilakukan berdasarkan peringkat akhir klasemen Divisi Utama Liga Indonesia 2007 dan verifikasi klub profesional. Sayangnya PS Semen Padang saat itu tidak lolos verifikasi klub profesional dan memaksa Kabau Sirah bertarung di kasta kedua Liga Indonesia.   .

PS Semen Padang bertahan dua musim di Divisi Utama. Pada musim 2009-10, dibawah pimpinan pelatih asal Moldova, Arcan Iurie, Kabau Sirah berhasil promosi ke ISL buat kali pertama, dan tak pernah lagi terdegradasi sesudah itu.

ISL dan IPL: Dua musim di dua kompetisi berbeda

Dibawah asuhan mantan pemain nasional yang pernah mengecap kompetisi eropa, Nilmaizar, PS Semen Padang yang notabene adalah tim promosi pada akhir kelasemen ISL musim 2010/11 menduduki peringkat ke-4, meninggalkan-tim tim elit seperti Sriwijaya FC, Persib, dll. Hal ini menunjukkan sebuah kekuatan baru sepak bola Indonesia telah lahir.

Pada akhir musim 2011, setelah berpindahnya pengelolaan PS Semen Padang dari PT. Semen Padang (PT.SP) kepada PT. Kabau Sirah Semen Padang (PT. KSSP) dan pergantian nama menjadi Semen Padang Football Club, SPFC mengganti lambang klub menjadi lebih modern untuk mewujudkan visi dan misi menjadi klub profesional, sekaligus untuk menyongsong musim baru kompetisi.

Saat terjadinya dualisme kompetisi, pasukan Kabau Sirah mengikuti liga resmi yang diakui oleh PSSI, AFC dan FIFA, yaitu Indonesian Premier League (IPL) yang dijalankan oleh PT.LPIS. Pada musim pertamanya IPL diikuti oleh 12 klub di Indonesia antar lain SPFC, Persebaya, Arema, Persema, Persibo, Persiba, Persijap, PSM, Persiraja, Bontang, Persija, PSMS.

Berlaga di musim pertama di Liga Prima Indonesia, hingga paruh musim tim ditangani oleh Nilmaizar. Pada paruh musim tersebut Nil ditunjuk menjadi Pelatih Tim Nasional, dan secara langsung tampuk estafet kepelatihan dibebankan kepada Direktur Teknik SPFC, salah satu pelatih legendaris Sumatera Barat H. Suhatman Iman. Berbekal modal hasil apik yang ditinggalkan Nilmaizar di Putaran pertama, Pak Haji, panggilan akrab H.Suhatman Iman, tidak kesusahan untuk menatap laga-laga berikutnya di putaran kedua. Kabau Sirah tidak berhanjak dari pimpinan kelasemen dan langsung memastikan untuk menyabet gelar juara liga usai menaklukkan Persiraja Banda Aceh di Padang 3–1, saat kompetisi menyisakan beberapa pekan lagi. Hal ini juga ditambah Striker SPFC Ferdinand Sinaga didaulat Sebagai Top Skorer IPL 2011/12.

Di kompetisi Piala Indonesia Kabau Sirah berpeluang untuk melengkapi double winners musim 2011 – 2012, tetapi langkah SPFC terganjal oleh Persibo Bojonegoro di final Piala Indonesia. SP kalah 0-1 dan harus berpuas hati dengan satu gelar di satu musim.  [Sumber: semenpadangfc.co.id]

Konsistensi Semen Padang berlaga di kompetisi resmi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali dibuktikan dengan keikutsertaan Kabau Sirah dalam liga Indonesia unifikasi musim 2014. Liga Unifikasi yang kembali bernama Indonesia Super League (ISL) tersebut kembali dikelola oleh PT. Liga Indonesia.

[/tab]

[tab title=”Skuad”]

NP Nama Lahir Negara Posisi
Jafri Sastra Indonesia Pelatih Kepala
Welliansyah Indonesia Asisten Pelatih
Zulkarnaen Zakaria Indonesia Pelatih Penjaga Gawang
Irwansyah Indonesia Pelatih Fisik
1 Rahmanuddin 13 Mar 1993 Indonesia Penjaga Gawang
14 Putra Shabilul Rasad 07 Jul 1990 Indonesia Penjaga Gawang
22 Jandia Eka Putra 14 Jul 1987 Indonesia Penjaga Gawang
31 Fakhrurrazi 28 Apr 1981 Indonesia Penjaga Gawang
2 Novan Setyo Sasongko 26 Nov 1989 Indonesia Belakang
5 David Ngan Pagbe 18 Okt 1978 Kamerun Belakang
11 Hengky Ardiles 20 Mei 1981 Indonesia Belakang
13 Wahyu Wiji Astanto 31 Mei 1986 Indonesia Belakang
16 Saepuloh Maulana 22 Des 1988 Indonesia Belakang
26 Seftia Hadi 26 Sep 1991 Indonesia Belakang
27 Ricky Akbar Ohorella 31 Des 1990 Indonesia Belakang
4 Aldi Rinaldi 27 Feb 1990 Indonesia Belakang
45 Gitra Yudha Furthon 01 Jan 1991 Indonesia Belakang
6 Yu Hyun Koo 25 Jan 1983 Korea Selatan Tengah
7 Rudi 01 Jun 1987 Indonesia Tengah
8 Eka Ramdani 18 Jun 1984 Indonesia Tengah
9 Muhammad Rizal 26 Okt 1985 Indonesia Tengah
15 Hendra Adi Bayauw 23 Mar 1993 Indonesia Tengah
23 Esteban Gabriel Vizcarra 11 Apr 1986 Argentina Tengah
12 Jajang Paliama 6 Jun 1984 Indonesia Tengah
28 Safrial Irfandi 19 Jun 1993 Indonesia Tengah
88 Stevie Bonzapia 10 Mei 1988 Indonesia Tengah
27 Fahrizal Dillah 14 Apr 1990 Indonesia Depan
17 Muhammad Nur Iskandar 7 Des 1986 Indonesia Depan
99 Airlangga Sucipto 22 Nov 1985 Indonesia Depan
21 Ezequiel González 24 Jan 1983 Argentina Depan
41 Agnef Syafantri Indonesia Depan

[/tab]

[tab title=”Prestasi”]

Galatama
1984: Peringkat ke-6 Divisi Utama
1985: Peringkat ke-5
1986/87: Peringkat ke-6
1987/88: Peringkat ke-8
1988/89: Peringkat ke-6
1990: Peringkat ke-7
1990/92: Peringkat ke-11
1992/1993: Peringkat ke-8
1993/94: Peringkat ke-3 Wilayah Barat

Divisi Utama Liga Indonesia (First-tier)
1994/95: Peringkat ke-5 Wilayah Barat
1995/96: Peringkat ke-9 Wilayah Barat
1996/97: Peringkat ke-7 Wilayah Barat
1997/98: Peringkat ke-9 Wilayah Barat (kompetisi tidak selesai)
1998/99: Peringkat ke-3 Babak 10 Besar / Peringkat ke-2 Grup I Wilayah Barat
1999/00: Peringkat ke-6 Wilayah Barat
2001: Peringkat ke-7 Wilayah Barat
2002: Semi-Final / Peringkat 1 Wilayah Barat
2003: Peringkat ke-8
2004: Peringkat ke-15
2005: Peringkat ke-10 Wilayah Satu
2006: Peringkat ke-11 Wilayah Satu
2007: Peringkat ke-16 Wilayah Barat

Divisi Utama Liga Indonesia (Second-tier)
2008/09: Peringkat ke-7 Grup 1
2009/10: Peringkat ke-3 putaran final / Peringkat 1 Grup 1 (promosi ke Liga Super Indonesia)

Indonesia Super League
2010/11: Peringkat ke-4

Indonesian Premier League
2011-12: Juara
2013: Peringkat 1 (Liga dihentikan pada 28 September 2013, kemudian dilanjutkan play-off)

Piala Galatama
1992: Juara

Piala Indonesia
2005: 16 Besar
2006: Perempat-Final
2007: 32 Besar
2008/09: Putaran 1
2009/10: Putaran 1
2011/12: Runner-up

Piala Winners AFC
1993/94: Perempat-final

Piala AFC
2013: Perempat-final

[/tab]

[/Htab]

Semen Padang FC – Indonesia Super League 2014

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *