Semen Padang tundukkan PSMS 2-0

Semen Padang FC melewati leg pertama babak delapan besar Piala Indonesia (PI) dengan manis. Menjamu PSMS Medan di Stadion Agus Salim, Padang, Rabu (6/6) sore, tuan rumah unggul 2-0. Kendati begitu Kabau Sirah baru bisa mencetak gol di babak kedua melalui Edward Wilson Junior, masing-masing dari titik putih di menit 87 dan gol penutup di masa injury time.

Sulitnya menjebol gawang PSMS memaksa pelatih kartaker Semen Padang, Suhatman Iman, memasang tiga striker sekaligus di menit-menit akhir. Trio Edward Wilson, Suheri Daud, dan Yoshua Pahabol jadi harapan terakhir untuk mengamankan tiga poin. “Suheri masuk menggantikan Ferdinand Sinaga, sedangkan Pahabo menggantikan Vendry Mofu. Pergantian yang sangat tepat, karena akhirnya kami bisa menang,” kata Media Officer Semen Padang, Ronny Suhatril.

Hasi ini, diakui Ronny, bakal memudahkan perjuangan pasukannya ketika menjalani leg kedua di Medan, Rabu (13/6) mendatang. Meski begitu pihaknya tidak mau meremehkan lawan. “Ini sepakbola, semuanya bisa terjadi di luar perkiraan kita. Karena itu kami akan menghadapi PSMS dengan kekuatan penuh pada leg kedua nanti,” sambungnya.

Apalagi PSMS tadi tidak tampil dengan kekuatan terbaik. Goran Ganchev, yang selama ini jadi tembok kokoh di belakang, tidak dibawa ke Padang karena cedera. Hal sama dialami Ahn Hyo Yeon, sedangkan Andrea Abubakar terkena akumulasi kartu kuning.

Haris Tamsin

Just SPARTAN and MUFC Die Hard Fans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *