Lawan Bontang, Pagbe Dipastikan Tidak Main

Spartacks Cyber. Setelah berusaha mempercapat pengurusan KITAS David Ngan Pagbe, akhirnya manajemen tim Semen Padang FC sejenak menyerah karena pemain impor asal kamerun tersebut dipastikan belum bisa merumput saat menghadapai Bontang FC, Senin 30 April 2012, malam di Stadion H. Agus Salim, Padang.

Permasalahan Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) Pagbe berawal dari kesalahan Pagbe atau agen Pagbe yang terlambat mengurus perpanjangan KITAS hingga palang pintu Kabau Sirah ini over stay di Indonesia. Hal ini menyebabkan Pagbe terpaksa di deportasi oleh pihak Imigrasi ke Malaysia, kediaman istri Pagbe.

Ketika Pagbe dideportasi sebenarnya manajemen talh berusaha sekuat tenaga membantu pengurusan KITAS tersebut agar pemain yang telah merumput selama dua musim di Kabau Sirah ini bisa diturunkan ketika melawan Bontang. Namun beberapa kendala menghadapi sehingga penyelesaian KITAS tersebut menjadi tertunda.

“Sebetulnya persoalan Pagbe sudah rampung. Bahkan saya sudah menjamin Pagbe dan ikut sidang di Jakarta selaku penanggungjawab Pagbe. Sayang salah satu petugas di Imigrasi di Jakarta belum masuk sehingga surat rekomendasi atau telek ke Kedubes RI di Malaysia belum bisa dikirimkan,” terang H. Erizal Anwar, Dirut PT. Kabau Sirah Semen Padang yang dihubungi Singgalang kemarin.

Jadi, kata Erizal, kuncinya surat rekomendasi dari Imigrasi ke Kedubes RI di Malaysia itu. “Bila didapatkan Kedubes RI maka Pagbe sudah bisa kembali ke Indonesia,” ujarnya. Akibatnya mantan pemain dan kapten Persikabo Bogor tersebut urung bisa diturunkan pada saat melawan Bontang.

Tapi skuad H. Suhatman Imam itu masih bisa benapas lega. Lima amunisi yang tergabung di seleksi timnas senior bakal bisa memperkuat Kabau Sirah. Dijadwalkan pukul 20.20 WIB tadi malam Hengki Ardiles, Jandia Eka Putra, Vendry Ronald Mofu, Ferdinand Alfred Sinaga dan Joshua Pahabol take-off dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke Padang.

Satu pemain lainnya Abdul Rahman tidak bisa merumput. Palang pintu jangkung itu terkena larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning. ”Sesuai jadwal penerbangan lima pemain kita di timnas pukul 20.20 WIB. Sekitar pukul 22.00 WIB sampai di Padang. Sedangkan Abdul Rahman juga tidak bisa main akumulasi kartu kuning,” urai Erizal.

Para pemain Timnas tersebut saat telah sampai di Kota Padang. Bahkan tadi malam penjaga gawang muda Semen Padang, Jandia Eka Putra sempat mampir dan bersantai bersama kawan-kawan SPARTACKS di sekretariat mereka, Tribun Selatan GOR H. Agus Salim bersama istrinya.

Harapan Erizal walau beberapa pemain inti tidak bisa merumput versus Bontang FC tapi Elie Aiboy dan kawan-kawan bermain seperti tim peringkat 1. Artinya tunjukkan kualitas bahwa SP memang layak menjadi tim terbaik musim ini. Dan jangan anggap remeh Bontang FC yang walau menempati posisi kedua terbawah.

Duel Pekan ke-19 Kabau Sirah kontra Laskar Khatulistiwa -julukan lain Bontang FC- kembali disiarkan langsung oleh televisi swasta nasional Global TV pada pukul 19.00 WIB. (Rieko)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *