Tantangan pertama Nilmaizar Turnamen Invitasi Palestina

Spartacks Cyber – Pasca terpilih sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia, mantan pelatih Semen padang FC Nilmaizar akan menghadapi tugas yang cukup berat, yaitu mengembalikan citra indonesia yang turun di mata Internasional setelah gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2014 Brazil, setelah hanya menduduki peringkat terakhir dikualifikasi babak ketiga, dan dibantai Bahrain 10 gol tanpa balas pada laga terakhir kualifkasi tersebut.

Langkah pertama yang dilakukan pria kelahiran Payakumbuh ini yaitu dengan melakukan seleksi yang memanggil pemain-pemain yang berlaga di kompetisi Indonesia, baik Indonesia Premier League(IPL) maupun Indonesia Super League (ISL), 12 pemain untuk memperkuat Timnas Senior dan 17 pemain untuk U23 dipanggil dari kompetisi Indonesia Super League(ISL) dan akan digabung dengan sejumlah pemain dari Indonesia Premier League, serta beberapa pemain Indonesia yang bermain di luar negri dan akan melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta.

Persiapan tersebut dilakukan untuk menghadapi undangan Turnamen di Palestina yang akan digelar pada pertengahan mei, Piala AFF 2012, dan Penyisihan Piala Asia. Tantangan pertama Nilmaizar adalah Turnamen di Palestina, yang akan diikuti negara dari asia dan afrika, seperti Uzbekistan, Irak, Mauritania, Yordania, Pakistan, Srilanka, dan Tunisia. Turnamen yang akan digelar 15 Mei 2012 ini, delam waktu yang singkat Nilmazar dituntut mampu merampungkan kerangka tim yang akan dibawa ke Palestina.

Nilmaizar sendiri tidak akan lansung memimpin persiapan timnas di Yogyakarta, karena Nilmaizar akan berangkat ke Jerman, untuk mengikuti kursus Kepelatihan yang diadakan Ferderasi Sepakbola Jerman DFB, dan dijadwalkan berangkat 21 April nanti. Rencananya, Nil akan berada di Jerman selama 20 hari.

Haris Tamsin

Just SPARTAN and MUFC Die Hard Fans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *