Laga Melawan Persibo Dipindahkan ke Bantul

Spartacks Cyber. Persibo Bojonegoro terpaksa menjamu Semen Padang FC di luar kota Bojonegoro pada laga pertama putaran kedua Indonesian Premier League 2011-12 karena tidak mendapatkan izin keamanan. Oleh karena itu laga yang seharusnya digelar di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro, Minggu 8 April sore, dipindah ke Stadion Sultan Agung, Bantul.

Pertimbangan pihak keamanan tidak mengeluarkan izin bertanding di Bojonegoro mengingat kerusuhan yang terjadi pada pertandingan sebelumnya. Pada laga antara Persibo melawan Persebaya, 10 Maret 2012 terjadi kerusuhan usai pertandingan yang mengakibatkan lima korban jiwa dari pihak Bonekmania. Selain itu saat ini Polres Bojonegoro juga masih dalam keadaan siaga dalam rangka mengantisipasi dampak bencana kenaikan BBM.

“Polres menyarankan pertandingan itu diundur atau dipindah ke tempat lain. Akhirnya kami putuskan pindah ke Bantul,” kata Media Officer Persibo Imam Nurcahyo, Rabu 4 April dikutip dari Liga Prima.

Imam mengaku sudah berkoordinasi dengan pengurus Persiba Bantul yang akan bertindak sebagai panpel. “Tapi Persibo tetap bantu, makanya saya nanti akan berangkat lebih awal,” sambungnya. Tim Persibo sendiri berangkat Jumat 6 April pagi menggunakan bus. Sedangkan rombongan tim lawan bertolak dari Padang besok 5 April pagi. Rencana awalnya mereka terbang menuju Surabaya dilanjutkan ke Bojonegoro lewat jalan darat.

“Karena pertandingannya pindah ke Bantul maka kami terbang dari Padang langsung ke Semarang. Setelah itu baru naik bus ke Bantul. Kalau turun di Surabaya lalu lanjut jalan darat ke Bantul terlalu lama, kasihan pemain,” terang Ronny Suhatril, Media Officer Semen Padang. (*)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.