Nilmaizar ikut pelatihan di Jerman

Nil MaizarSpartacks cyber – Pelatih Kepala Semen Padang, Nil Maizar berkesempatan untuk menimba ilmu kepelatihan bertaraf Internasional. Pria berusia 42 tahun itu ditunjuk PSSI untuk mewakili Indonesia, mengikuti pelatihan yang diadakan Federasi sepakbola Jerman atau DFB (Deutsche Fussbalbund). Pelatih kelahiran Payakumbuh ini menjadi satu-satunya pelatih di Indonesia yang mendapat pendidikan International Couching Course yang digelar di Bonn, 23 April-11 Mei mendatang.

Nil ditunjuk oleh PSSI untuk mengikuti pendidikan tersebut mulai 23 April-11 Mei 2012. Untuk itu, untuk sementara waktu ia harus meninggalkan jabatannya sebagai pelatih tim berjuluk Kabau Sirah ini.  “Ya, saya memang sudah mendapat undangan tersebut dan PSSI menunjuk saya untuk berangkat ke Jerman,” ungkap pria kelahiran 2 Januari 1970 ini.

Menurutnya, pendidikan kepelatihan ini bisa menambah wawasan dan nilai tambah baginya sebagai pelatih. Apalagi, di Asia hanya empat pelatih saja yang diundang ke Jerman. Sedangkan total dari seluruh dunia ada 30 pelatih sepakbola yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini. Mereka di antaranya termasuk dari negara-negara yang sudah maju sepakbolanya, seperti Argentina maupun beberapa negara Amerika Latin lainnya.

Sedangkan yang mengundang Nil Maizar adalah Deutscher Fussball Bund (DFB) atau Asosiasi Sepakbola Jerman. “Ini kan juga untuk perkembangan sepakbola Sumatera Barat dan Indonesia juga,” ujar Nil disinggung soal pemanggilan dirinya ke Jerman.

Diakuinya, sebagai pelatih satu-satunya yang menempuh pendidikan di Jerman merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Pria yang juga karyawan PT Semen Padang berharap ilmunya bisa segera ditransferkan dalam persepakbolaan nasional kelak.

Namun, Nil juga tak bisa mendampingi timnya, Semen Padang, untuk berlaga di putaran kedua Indonesian Premier League (IPL) musim ini. Setidaknya ada dua pertandingan dimana ia tak bisa mendampingi timnya.

Akademi Olahraga Hennef adalah pusat pelatihan terakreditasi dari DFB. Sejak tahun 1976, DFB telah menggelar 30 pelatihan bagi para pelatih seluruh dunia. Pelatihan ini diberikan oleh para pelatih sepakbola ternama di Jerman. Pendidikan kepelatihan ini menggunakan bahasa Inggris atau Prancis.

Akademi ini luasnya 25 hektar dan tiap tahun dikunjungi sekitar 45 ribu orang. Meski sebagai salah satu pusat pendidikan sepakbola bergengsi di Jerman, namun di sini juga tempat pelatihan tinju, tae kwon-do, gulat, judo, angkat besi, dan senam. Tak heran bila fasilitas pendukungnya sangat lengkap

Haris Tamsin

Just SPARTAN and MUFC Die Hard Fans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.