IPL Review : PSMS Medan imbangi Semen Padang FC di Teladan

PSMS 1 – 1 Semen Padang FC

Goal
Menit Pencetak Gol Kedudukan
4 Elie Aiboy 0-1
73 An Hya Yoen 1-1

Tuan rumah PSMS medan gagal memetik poin penuh di kandang setelah ditahan tamunya Semen Padang 1-1 dalam lanjutan kompetisi Liga Premier Indonesia di Stadion Teladan Medan, Minggu. Meski lebih mendominasi jalannya pertandingan, tuan rumah tertinggal lebih dahulu melalui gol cepat yang dilakukan kapten Semen Padang Elie Aiboy pada menit ke-4, sementara gol balasan PSMS Medan baru tercipta pada menit ke-73 melalui tendangan bebas An Hya Yoen.

Bagi kubu PSMS Medan hasil imbang tersebut sedikit mengecewakan karena sejak awal mereka bertekad dapat meraih hasil maksimal. Apalagi saat ini PSMS Medan masih bercokol di papan paling bawah klasemen sementara.
Pelatih PSMS Medan Fabio Lopez mengatakan meski lebih mendominasi jalannya pertandingan, belum tentu dapat membuahkan kemenangan. Kecolongan gol lebih dahulu pada menit ke-4 membuat timnya tersentak dan berusaha membalas.

“Pada 30 menit di awal-awal pertandingan, konsentrasi anak-anak masih belum fokus apalagi dengan adanya gol cepat tersebut. Namun, untungnya kami dapat membalas di babak kedua,” kata pelatih asal Italia tersebut.
Meski hanya mendapat tambahan satu poin, dari sisi permainan ia mengaku cukup puas, apalagi lawan yang dihadapi merupakan tim papan atas yang juga diisi oleh beberapa pemain timnas.

“Kalau dari segi hasil saya kurang puas, dari segi permainan saya sudah cukup puas dengan permainan yang diperagakan anak-anak,” katanya. Sementara itu, Pelatih Semen Padang Nil Maizar mengatakan bahwa hasil tersebut sudah cukup buat timnya, apalagi lawan yang dihadapi kali ini adalah PSMS medan yang memang sulit untuk dikalahkan dikandangnya sendiri.

Namun, da juga memberi catatan mengenai kepemimpinan wasit yang dinilainya kurang tegas dalam memimpin jalannya pertandingan. Akibat keputusannya yang tidak tegas tersebut membuat suhu pertandingan menjadi panas. “Kartu merah yang diberikan kepada pemain kami, Tomy Rifka, saya nilai tidak layak diberikan. Saya tidak melihat kesalahan fatal yang dilakukannya. Namun, ya, sudahlah saya tidak mau terlalu mengomentari wasit karena memang begitu nyatanya,” katanya.

Haris Tamsin

Just SPARTAN and MUFC Die Hard Fans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.