Cepat Sembuh, Syafruddin

Spartacks Cyber. Lama tak terdengar kabarnya, Syafruddin salah satu pemain belakang tangguh Semen Padang FC diinstruksikan untuk istirahat lebih panjang lagi. Hal ini diketahui pasca operasi yang dilakukan pada Rabu 29 Februari lalu di rumah sakit Pondok Indah, Jakarta.

Operasi yang dijalani pemain asal Deli Serdang itu tergolong cukup besar. Soalnya, rasa ngilu yang sering mendera dengkulnya disebabkan robeknya ligamen pada lutut kanannya. Ligamen merupakan bantalan lutut pada kaki manusia.

”Kepastian itu diketahui setelah dia (Syafruddin, red) menjalani scan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Hingga akhirnya terpaksa dioperasi,” kata Dirut PT Kabau Sirah Semen Padang, Erizal Anwar kepada Padang Ekspres.

Syafruddin memang telah cukup lama diistirahatkan karena cideranya tak kunjung sembuh. Syafruddin pertama kali mendapatkan cidera panjang ini ketika latihan akhir musim yang lalu. Akibatnya, bek asal Deli Serdang ini tidak bisa tampil ketika turnamen Solidarity Game Oktober 2011 yang lalu.

Usai cidera tersebut, pemain kelahiran 1983 ini tidak pernah benar-benar sembuh hingga harus menjalani latihan terpisah dengan rekan-rekannya. Terkahir ketika tim Spartacks Cyber memantau latihan rutin tim pada Jumat, 24 Februari yang lalu di lapangan mess Indarung, Syafruddin tampak hanya istirahat di pinggir lapangan memperhatikan rekan-rekannya latihan.

“Masih cidera, bang,” ungkap pemain bernomor punggung 3 ini singkat ketika ditanya.

Robeknya ligamen itu, maka operasi penyambung bantalan dengkul tak bisa dielakan. Meski operasi yang telah dilakukan tersebut berhasil dilakukan tim medis, namun mantan pemain penggawa Sriwijaya FC harus rela menghabiskan waktunya di pembaringan tempat tidurnya.
Pasalnya, setelah operasi itu, kaki kanannya dibalut dengan gip dan tak bisa digerakan. Bahkan, sejauh ini Erizal Anwar juga belum mendapat kepastian berapa lama proses pemulihan pemain bernomor punggung tiga itu nantinya.

”Saya belum dapat informasi penuh dari tim medis. Hanya saja dokter yang menangganinya meminta agar Syafruddin harus menjalani istirahat yang cukup panjang,” ungkap pria asal Bukittinggi ini.

Cedera yang menimpa mantan pemain Sriwijaya FC itu bermula saat menjalani latihan di lapangan Cubadak, September lalu. Saat itu dia sedang melakukan jumping dalam perebutan bola dengan salah seorang rekannya.

Namun nahas, jatuhan ke samping itu menyebabkan lutut kanannya lebih dulu menyentuh tanah. Meskipun begitu dia tetap saja berupaya untuk melanjutkan sesi game internal yang dilaksanakan di lapangan Cubadak saat itu.

Tapi beberapa hari terakhir ini, lutut pemain asal Deli Serdang itu kembali mengalami ngilu. Hingga pemain bertinggi 180 centimeter itu, terpaksa diminta dokter tim untuk istirahat dulu dari latihan.

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *