Semen Padang ditinggal Ferdinand Sinaga dan Abdul rahman

Duo pilar Kabau sirah di Timnas U23

Spartacks cyber – Semen Padang akan kehilangan dua pemain intinya yaitu Ferdinand Sinaga dan Abdul rahman karena akan memperkuat Timnas yang dipersiapkan untuk pertandingan terakhir Pra Piala Dunia (PPD) 2014 melawan Bahrain, 29 Februari di Manama. Pelatnas yang akan dimulai 16 Februari di Malang jawa timur hingga keberangkata tim ke bahrain.

Diperkirakan Abdulrahman dan Ferdinand sinaga akan absen di sisa laga Semen padang diputaran pertama, yaitu menghadapi Persijap Jepara (19/2), Persija jakarta(25/2) dan diharapkan bisa kembali memperkuat Kabau sirah pada laga terakhir menghadapi PSMS Medan(3/3) di Teladan.

“Nama-nama sudah ada di tangan pelatih Aji Santoso. Tinggal mengumumkan saja. Yang jelas kerangka tim sudah terbentuk,” kata Limbong di Kantor PSSI Senayan Jakarta.

Menurut dia, pemain yang seleksi untuk memperkuat timnas U23 menghadapi bahrain akan diumumkan pekan depan itu merupakan yang terbaik dari 30 pemain yang diseleksi oleh jajaran pelatih timnas meliputi Aji Santoso serta asisten pelatih timnas Liestiadi serta di bawah pantauan Direktur Teknik Wim Rijsbergen.

Dari 30 pemain yang menjalani seleksi di Sentul Jawa Barat itu, kata dia, hanya sekitar tujuh pemain yang akan bergabung dengan 12 pemain yang sebelumnya telah dinyatakan lolos perkuat timnas tanpa harus menjalani seleksi.

12 pemain yang lolos tanpa seleksi adalah Irfan Bachdim, Syamsul Arif, Kurnia Meiga, Dendy Santoso, Gunawan Dwi Cahyo, Hendro Siswanto, Irfan Raditya, Ferdinan Sinaga, Abdul Rahman, Wahyu Wijiasnanto, Diego Michiels dan Andik Vermansyah.

“Semuanya akan bergabung pada pemusatan latihan tahap kedua yang rencananya dimulai 16 Februari nanti,” kata Limbong.

Timnas U-23 adalah tim pengganti timnas senior yang sebelumnya dilatih oleh Wim Rijsbergen. Saat dilatih oleh pelatih asal Belanda itu, Timnas Merah Putih belum pernah meraih sekali pun kemenangan. Dengan hasil itu PSSI langsung berinisiatif menggantinya dengan Timnas U-23.

Penggantian timnas juga berdampak pada pemain. Selama ini timnas selalu mengandalkan pemain dari Indonesia Super League (ISL). Karena tidak diakui PSSI maka pemain yang diturunkan berasal dari kompetisi Indonesia Premier League (IPL).

Haris Tamsin

Just SPARTAN and MUFC Die Hard Fans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.