Laga PSM Makassar Versus Semen Padang FC Digelar Malam Hari

Spartacks Cyber. Manajemen PSM Makassar merasa tidak bisa lagi menggelar pertandingan kandang pada sore hari. Hal itu dikarenakan selain pendapatan tiket yang sangat minim yaitu hanya berkisar 50 juta rupiah, jadwal sore juga bertabrakan dengan jadwal shalat Magrib di Makassar.

Stadion Andi Mattalata Mattoanging (Foto: net)

Dikutip dari Okezone.com, Manager Operasional PSM Ismun Muhdar mengatakan, pihaknya akan berupaya agar laga kandang ketiga saat menjamu Semen Padang FC pada Minggu 15 Januari 2012 mendatang bisa digelar malam hari.

“Kami (manajemen) sudah memohon kepada PT LPIS (penyelenggara kompetisi) agar mengundur jadwal pertandingan kandang dari sore menjadi malam hari. Pertimbangannya karena faktor penonton yang kurang dan berimbas pada pemasukan tiket,” tuturnya.

“Dalam dua pertandingan kandang, pemasukan tiket hanya berkisar 50 juta rupiah. Pendapatan ini jauh dari hasil pertandingan saat PSM bermain malam hari di kandangnya. Kalau malam hari, banyak suporter dan penonton yang datang. Malam hari adalah kebiasaan penonton di Makassar,” tambahnya.

Namun persoalan saat ini yang dihadapi tim Juku Eja adalah pencahayaan lampu stadion yang tidak maksimal untuk menggelar laga malam hari. Pasalnya, masih terdapat balon lampu yang tidak menyala karena ada kerusakan pada kapasitor, travo dan balon lampu yang mati.

Saat ini, manajemen PSM bersama pengelola stadion Andi Mattalata sedang melakukan pengcekan dan mengganti beberapa kapasitor dan travo. Untuk balon lampu, belum bisa diketahui apakah sudah tidak bisa dipakai atau hanya kerusakan pada bagian kapasitor dan travo.

Untuk itu, kata Ismun, pihaknya menekankan kepada pengelola stadion agar segera memperbaiki semua lampu stadion agar pencahayaan malam hari bisa kembali maksimal. Dia berharap, waktu libur kompetisi hingga Januari 2012 ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pengelola stadion untuk memperbaiki lampu.

“Jangan sudah dekat pertandingan baru diperbaiki. Mumpung sekarang waktu luang karena PSM baru menggelar pertandingan kandang tanggal, 15 Januari, jadi waktu yang ada bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki segala kekurangan,” harapnya.

Sementara itu, Manager Stadion Andi Mattalatta Mirdan Midding mengaku, saat ini pihaknya sedang berupaya mengerjakan beberapa tahapan dalam pebraikan lampu di empat tower stadion.

Dia mengungkapkan, terdapat 80 buah kapasitor yang harus diganti. Harga ke-80 buah kapasitor itu sekitar 15 juta rupiah. Selain itu, terdapat juga lima buah travo yang harus diganti. Harga perbuahnya yakni 2,7 juta rupiah.

“Kalau kapasitor sudah diperbaiki, nanti dicek lagi travonya. Kalau itu sudah selesai dan lampu belum menyala, berarti balon lampunya. Tapi mudah-mudahan hanya kapasitor dan travo saja yang bermasalah,” tuturnya. (Muh Syahrullah/Koran SI/fir)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.