Persepak Payakumbuh Temui Titik Terang Persiapan Dimulai

Logo Persepak PayakumbuhSpartacks Cyber. Setelah sempat terancam tidak dapat mengikuti kompetisi Divisi II Liga Indonesia 2011/12 karena keterbatasan anggaran, Persepak Payakumbuh mulai mendapat titik terang dari pemerintah Kota Payakumbuh. Dengan adanya angin segar tersebut, tim Kota Batiah bersiap untuk mulai membangun tim.

Hal tersebut disampaikan oleh pelatih Persepak, Purwanto sembari menyampaikan terimakasihnya kepada media Padang Ekspres yang pertama kali memberitakan kesulitan Persepak. ”Kami ucapkan terimakasih kepada Padang Ekspres yang telah memberitakan nasib Persepak, sehingga membuat Ketua Umum Persepak, Pak Josrizal Zain makin termotivasi,” ujar Purwanto, kemarin kepada Padang Ekspres.

Dengan ada pemberitaan tersebut, Josrizal Zain yang juga menjabat Walikota Payakumbuh memberi lampu hijau kepada Persepak untuk mengikuti kompetisi Divisi II PSSI yang akan dimulain bulan januari 2012 mendatang.

”Untuk itupula, saya sebagai pelatih telah mempersiapkan pemain U-21. Mereka  mayoritas pemain Piala Sumbar. Kita yakin, dengan dukungan Ketua Umum, pemain ini akan menunjukkan prestasi,” ujar Purwanto.

Sebagaimana diketahui, mulai musim kompetisi 2011/12 PSSI telah menetapkan aturan baru untuk kompetisi Divisi II yaitu usia maksimal pemain yang boleh berpartisipasi adalah 21 tahun. Hal ini berkaitan dengan komitmen PSSI yang akan fokus ke pembinaan pemain muda pada kompetisi amatir.

Sebelumnya, Purwanto dan sejumlah mantan pemain Persepak seperti Numliasri, meminta Pemko Payakumbuh memfasilitasi tim Persepak menghadapi putaran Kompetisi Divisi II Liga Indonesia 2012. Jika Pemko tidak punya, pemilik klub sepakbola Equator Luak Limopuluah Ferizal Ridwan juga siap bekerjasama, mencarikan dana.

Ini mereka lakukan dengan harapan tidak terjadi lagi Persepak gagal menjalani kompetisi. Apalagi, Persepak sudah membesarkan banyak pesepakbola Tanah Air dapat naik kasta ke Divisi I. ”Persepak adalah kebanggan warga Luak Limopuluah. Rugi besar jika tak ikut Divisi II PSSI. Soal dana, kalau kesulitan kita siap bekerjasama,” kata Ferizal.

Ketua Umum Pengkot PSSI Payakumuh Syamsul Bahri mengakui, keterbatasan dana daerah untuk menunjang eksistensi Persepak. Tapi, sesuai aspirasi masyarakat, Pengkot PSSI bersama Pemko Payakumbuh, akan mencari solusi terbaik.

”Kita juga akan melibatkan pihak swasta dan pemilik modal yang kuat, guna menyelamatkan Persepak. Pengurus dan pemain sudah berjuang meningkatkan prestasi persepakbolaan di Payakumbuh. Dan itu harus dihargai dan dimotivasi melalui penguatan dana dan prasarana lainnya,” jelas Syamsul.

Sekum PSSI  Mediar Indra dan manager tim Persepak Zul Arman, juga punya obsesi  untuk membangun kembali stadion kebanggaan buat Persepak. Sehingga, setiap pertandingan yang dilakoni Persepak, bisa mendatangkan pemasukan buat bond kesayangan publik ini.

Kompetisi Divisi II Liga Indonesia 20111/12 akan mulai digulirkan pertengahan Januari mendatang. Berdasarkan hasil drawing yang telah dilakukan PSSI beberapa waktu yang lalu, Persepak tergabung dalam grup 3 bersama Persis Solok, PSKB Bukittinggi, GAS Sawahlunto dan PS Kerinci.

Berikut pembagian grup (grouping) lengkap kompetisi Divisi II Liga Indonesia 2011/12:

Grup 1: Lhokseumawe FC, Persibamer Bener Meriah, Persijaya Aceh Jaya, Persip Pase, Persada Blangpidie, Peureulak Aceh Timur

Grup 2: Perskas Subulussalam, Persebsi Sibolga, PS Kwarta Medan, PSSD Dairi, PS Serdang Bedagai

Grup 3: Persis Solok, PSKB Bukittinggi, Persepak Payakumbuh, GAS Sawahlunto, PS Kerinci

Grup 4: PSTS Tanjung Balai, Thamrin Graha Metropolitan (TGM) Medan, Bintang Jaya Asahan, Persikalis Bengkalis, PS Pelalawan

Grup 5: Persisko Bangko, PS Markuban, PSBS Bangkinang, PSIB Bengkalis, PS Batam

Grup 6: PS PLN Jambi, PS Pemkab Merangin, Persibri Batanghari, PS Bank Sumsel, PS Banyuasin, PS Bengkulu Putra

Grup 7: PSKS Cilegon, Serang Jaya, Villa 2000 FC, PSJS Jakarta Selatan, Persija Barat, Bintang Kranggan FC

Grup 8: Persipo Purwakarta, Persikotas Kota Tasikmalaya, Persigar Kabupaten Garut, Maung Bandung FC, PSGJ Kabupaten Cirebon, Perssi Kota Sukabumi

Grup 9: Persikoban Kota Banjar, Persitas Kabupaten Tasikmalaya, Persibat Batang, Persekap Kabupaten Pekalongan, ISP Purworejo

Grup 10: Tunas Jogja, Projo Tamansari Bantul (Protaba), PSISa Salatiga, Persika Karanganyar, Persinga Ngawi

Grup 11: Gresik Putra, Persesa Sampang, Persekama Kabupaten Madiun, PSIL Lumajang, Persatu Tuban, Mitra Bola Utama Sidoarjo

Grup 12: Perst Tabanan, Persikapro Probolinggo, Surabaya Muda, Persebo Bondowoso, Perseden Denpasar

Grup 13: PS Alor, PSK Kupang, Perslotim Lombok Timur, PS Mataram, Perseftim Flores Timur

Grup 14: PS Kubu Raya, Persekat Katingan, Persekap Kapuas, PS PU Putra Palangkaraya

Grup 15: Persiko Kota Baru, Persehan Marabahan, Martapura FC, Persetala Tanah Laut

Grup 16: Barabai FC, Perseran Rantau, PS PU Bontang, PS Nunukan

Grup 17: Persibom Bolaang Mongondow, Persibolmut, Persikokot Kota Kotamobagu, PS Boalemo, Nusaina FC

Grup 18: Persikol Kolonedalu Morowali, Persidapos Poso, Kendari Utama, PS Davi Mulia, PSK Kota Kendari

Grup 19: Persikota Tidore Kepulauan, Persisos Sorong Selatan, Persinab Kabupaten Nabire, Persimap Mapi

Grup 20: Persitoli Tolikara, Persipuja Puncak Jaya, Persindug Nduga, Persemi Freeport Mimika. (Rieko)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.