Perang Saudara di Tambaksari

Spartacks Cyber. Semen Padang akan melanjutkan laga ketiganya di Indonesian Premier League, kali ini akan dijamu Persebaya di Tambak Sari, laga tandang pertama tim bukik karang putiah musim ini, anak asuhan Nil Maizar bertolak ke Surabaya pada pada kamis 8 Desember dengan kekuatan 18 pemain minus Samsidar yang mengalami cedera dan Abdul Rahman yang terkena kartu merah pada pertandingan terakhir di Agus Salim yang berkesudahan dengan kemenangan telak 6-2 Semen Padang, atas juara setengah musim Liga Primer Indonesia (LPI) musim lalu Persema Malang.

Duel Persebaya vs Semen Padang FC banyak menyimpan gengsi dan pertarungan mantan duet yang sekarang harus saling berhadapan membela klub berbeda, Persebaya yang sekarang dilatih Divaldo Alves, Divaldo merupakan mantan pelatih Minangkabau FC di LPI 2010 lalu, Minangkabau FC yang dikabarkan ingin merger dengan Semen Padang, tapi ditolak mentah-mentah oleh manajemen Semen Padang. Divaldo Alves sekarang akan berhadapan dengan Nil Maizar meracik tim yang solid untuk memenangi pertandingan yang akan disaksikan pendukuang kedua kesebelasan tuan rumah Bonek Mania dan Spartacks yang akan hadir di Tambak sari.

Duel yang tak kalah seru antara dua punggawa Gold Generation Semen Padang tahun 2002, saat mencapai semifinal Liga Indonesia 2002, duo Papua yang saling bahu membahu menghadapi Petrokimia Putra disemifinal, sekarang harus saling berhadapan membela tim yang berbeda, El Capitano Elie Aiboy masih berkostum Semen Padang versus Erol FX Iba berkostum Persebaya. Dua mantan anak asuhan H. Suhatman Iman akan saling menunjukkan kualitasnya walaupun diusia yang sudah tak muda lagi. Elie Aiboy kapten tim kabau sirah bermain di sayap kanan, sementara Erol FX Iba kapten tim Persebaya bermain di sayap kiri.

Selain Erol FX Iba Barisan belakang Persebaya juga dihuni oleh seorang Ravelino Aulia, pemain bertinggi 172cm mengawali karir di Semen Padang musim 2005-2007, gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya Ravelino hengkang ke PSPS pekanbaru selama dua musim sampai 2008, pemain lulusan diklat sepakbola sumbar ini pulang kampung dan membela PSP Padang pada 2009, setelah PSP Padang membubarkan diri karena musibah gempa padang 30 September 2009, Ravelino hijrah ke Minangkabau FC tim sepakbola yang didirikan untuk bermain di Indonesia Premier League 2010 dibawah asuhan pelatih Divaldo alves, diusia yang masih belia 25 tahun Ravelino ditunjuk sebagai kapten tim Minang Kabau FC. Sekarang Ravelino harus menghadapi mantan tim-nya Semen Padang FC untuk ajang pembuktian dirinya, Ravelino yang berposisi bek kiri juga akan berduel dengan kakak kandungnya Hengki Ardilles yang menghuni posisi bek kanan semen padang. Dua putra Sumpur, Batusangkar ini akan saling berhadapan secara lansung dilapangan. Duel kakak beradik ini akan tersaji dilapangan Stadion Gelora 10 November Surabaya. (@harisrajopatuih)

Haris Tamsin

Just SPARTAN and MUFC Die Hard Fans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.