Manajer Persema: Target Tiga Poin Realistis

Spartacks Cyber. Persema Malang siap menjalani laga perdana dalam Indonesian Premier League (IPL) dengan bertandang ke Stadion H. Agus Salim Padang menghadapi tuan rumah Semen Padang FC. Laga ini harusnya menjadi laga kedua bagi Laskar Ken Arok. Seharusnya pada tanggal 27 November lalu Persema bertandang ke Palembang menghadapai Sriwijaya FC. Namun laga tersebut diundur karena permintaan manajemen Sriwijaya dengan alasan rusaknya rumput Stadion Jakabaring. PSSI mengabulkan permohonan tersebut dan akan menjadwal ulang pertandingan Sriwijaya FC malawan Persema.

Menghadapai Kabau Sirah, manajemen Persema optimis timnya mampu mencuri poin seperti yang telah dilakukan Persibo Bojonegoro beberapa hari yang lalu. Sikap optimis ini mengingat belum padunya permainan Elie Aiboy dkk. Apalagi skuad besutan Slave Radovski ini ingin mempersembahkan hadiah istimewa kepada Ngalamania, suporter Persema Malang.

“Target poin 3 adalah realistis. Kami ingin mendapatkan mendapatkan yang istimewa dalam pertandingan pertama ini,” ungkap Manajer Persema Wilstar Sinaga.

Wilstar menjelaskan usai uji coba lapangan Stadion H. Agus Salim, pelatih Radovski telah memberikan arahan kepada pemainnya. Radovski juga telah mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi Semen Padang FC yang tercatat tidak pernah terkalahkan sepanjang musim lalu di kandang sendiri. Namun, sepertinya pelatih asal Makedonia itu akan tetap memainkan formasi 4-4-2 seperti yang biasa dia terapkan.

“Kami mainnya normal-normal saja. Mudah-mudahan bisa meraih angka penuh,” imbuh Wilstar.

Ketika ditanya siapa pemain Semen Padang yang berbahaya, Wilstar mengungkapkan bahwa pihaknya mewaspadai semua pemain. Oleh karena itu Pelatih PErsema meminta kepada anak asuhnya untuk tidak lengah sepanjang permainan. Sementara itu kapten Persema, Bima Sakti melihat pemain paling berbahaya di skuad Kabau Sirah adalah Edward Wilson Junior, striker asal Liberia yang musim lalu menjadi top Skor SPFC dengan 16 gol.

Mengantisipasi kembali terganggunya pertandingan karena faktor cuaca, Persema maupun Semen Padang mengaku telah mengantisipasi hal tersebut. Memang saat ini kondisi curah hujan di kota Padang sangat tinggi bahkan hampir tiap hari diguyur hujan. “Kami tentu akan mengikuti regulasi yang ada bila terjadi hujan lebat sehingga pertandingan ditunda ketika lawan Persibo lalu,” ungkap Nil Maizar.

Pihak Persema juga memaklumi hal tersebut. Malahan mereka belum memesan tiket untuk pulang karena antisipasi bila terjadi penundaan sebagian pertandingan. “Tapi kami berharap pertandingan bisa berjalan lancar,” imbuh Wilstar. (Rieko)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.