Tetap Diguyur Hujan, Semen Padang FC vs Persibo Berakhir Imbang

Spartacks Cyber. Kelanjutan pertandingan babak kedua tim Semen Padang FC melawan Persibo Bojonegoro di Stadion H Agus Salim Padang, Senin pagi pukul 08.00 WIB 28 November 2011 berakhir dengan skor kacamata. Dengan hasil ini, maka ambisi Kabau Sirah tak kesampaian meraih poin sempurna di kandang sendiri.

Sebelumnya, pertandingan babak pertama yang dilakukan kemarin sore (minggu 27 November) harus dihentikan karena derasnya hujan. Awalnya panitia pelaksana dan match commissioner menambah waktu 15 menit setelah istirahat jeda permainan. Namun setelah ditunggu beberapa lama genangan air di lapangan tidak surut bahkan tidak ada tanda-tanda akan berakhirnya hujan, maka disepakati laga dilanjutkan pagi hari.

Pada babak kedua ini kedua tim tampak kurang maksimal menampilkan permainan mereka, dan pertandingan berlangsung dalam tempo sedang. Hal ini disebabkan kondisi lapangan yang masih becek serta hujan yang terus membasahi lapangan. Memang dalam laga lanjutan babak kedua ini, pertandingan yang hanya disaksikan sekitar seribu penonton ini harus bermain di bawah guyuran hujan. Walau tak selebat hujan pada minggu sore, tapi membuat pola permainan tak berjalan dengan baik.

Melihat permainan Kabau Sirah pada  babak kedua, penyelesaian akhir kurang baik. Duet Edu dan Ferdinand tampil kurang padu. Beberapa peluang dihasilkan tak membuahkan hasil gol. Dengan dukungan dari lini kedua baik Esteban maupun Elie, belum juga menghasilkan gol. Sebaliknya Persibo yang hanya mengandalkan serangan balik, malah bermain lebih berani menekan ke gawang Kabau Sirah.

Pelatih Semen Padang Nil Maizar mengungkapkan bahwa timnya sudah begitu maksimal melawan Persibo. “Banyak peluang yang tercipta sebenarnya, baik di babak pertama maupun kedua tapi semuanya gagal menghasilkan gol,” ujar pelatih yang sukses membawa tim Urang Awak duduk di peringkat empat kompetisi musim lalu. Ia sendiri mengaku cukup puas dengan pertandingan ini meskipun secara teknis lapangan tidak memungkinkan karena diguyur hujan lebat.

Sementara, Pelatih Persibo Paulo Camargo mengatakan bahwa ia cukup gembira dengan hasil yang diraih Persibo di kandang tim tamu. “Sebenarnya ada beberapa pemain kami yang cedera tapi karena bermain sangat intens mereka berhasil membuat gawang kami tak kebobolan,” ujar pelatih asal Brazil ini.

Laga selanjutnya tentu lebih berat lagi. Pada Kamis, 1 Desember Semen Padang kembali menjamu Persema Malang di Stadion H Agus Salim Padang. Jika poin kembali hanya satu, maka ambisi menuju tangga juara kembali mimpi siang bolong. Tantangan yang dihadapi SP saat ini hanya soal belum padunya pemain nasional (Abdurrahman dan Ferdinand) dengan pilar yang sudah ada. Melihat penampilan kedua pemain versus Persibo, menunjukkan belum peforma terbaik layaknya tampil di level teratas. (Eko Kurniawan)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.