PPD 2014 : Timnas senior digasak Iran

Spartacks cyber – Ambisi Indonesia untuk mendapatkan angka pertamanya di putaran tiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia sirna setelah digasak Iran 4-1 dalam pertandingan lanjutan Grup E di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (15/11) malam WIB. Kekalahan itu membuat timnas senior makin terbenam di dasar klasemen sementara tanpa satu pun poin. Sedangkan kemenangan yang diperoleh Iran membuat mereka memuncaki klasemen sementara dengan poin 11, sekaligus memperlicin langkah ke putaran empat.

Iran masih menunggu hasil pertandingan antara Qatar dan Bahrain di Doha yang akan berakhir, Rabu (16/11) dinihari WIB. Jika Qatar memetik kemenangan, maka Iran bersama tim Annabi dipastikan lolos ke putaran empat. Kendati tampil di kandang lawan, Iran langsung menerapkan permainan agresif untuk menekan pertahanan tim besutan Wim Rijsbergen itu. Kondisi ini memaksa tuan rumah bermain bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik. Kendati demikian, timnas senior sempat menebar ancaman melalui Cristian Gonzales.

Serangan itu langsung direspon Iran. Mengandalkan kecepatan para pemainnya, Iran berhasil membongkar pertahanan tuan rumah. Laga berjalan tujuh menit, Milad Meydavoudi sudah membawa Iran unggul dari timnas senior. Iran main meningkatkan intensitas serangan setelah unggul satu gol. Pada menit ke-19, tim asuhan Carlos Queiroz itu menggandakan keunggalan melalui gol Mojtaba Jabari usai menerima umpan dari Ghazi Najafabadi.

Selang lima menit kemudian, kiper Hendro Kartiko melakukan blunder, sehingga bisa dimaksimalkan Iran untuk memperbesar keunggulan. Striker Gholam Reza Rezaei mengubah papan skor menjadi 3-0. Sebelum babak pertama berakhir, Bambang Pamungkas berhasil memperkecil ketertinggalannya setelah menanduk bola umpan Samsul Arif. Skor 3-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Iran sedikit menurunkan tempo permainannya di babak kedua setelah unggul 3-1. Kendati demikian, timnas senior mengalami kesulitan untuk menembus pertahanan lawan. Alih-alih mengejar ketertinggalan, gawang timnas senior justru kembali kebobolan setelah Ahmad Bustomi melakukan pelanggaran terhadap pemain Iran di kotak terlarang pada menit ke-72. Javad Nekounam yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya.

Timnas senior masih berusaha mengejar ketertinggalannya di waktu tersisa. Namun, organisasi permainan yang kurang bagus membuat serangan Indonesia dengan mudah dikandaskan lawan. Hingga pluit panjang ditiupkan wasit, skor 4-1 tak mengalami perubahan

Formasi :

Indonesia (4-3-3)

Hendro Kartiko, Hamka Hamzah, Muhammad Ridwan, M Nasir, Wahyu Wijiastanto, Fandy Mochtar, Hariono, Mahyadi Panggabean, Bambang Pamungkas, Cristian Gonzalez, Syamsul Arif

Iran (3-5-2)

Sayed Mahdi Rahmati, Hossain Mahini, Sayed Agili, Sayed Hosaini, Ehsan Hajsafi, Javad Nekounam, Andranik, Motjaba Jabbari, Mohammad Ghazi Najafabadi, Milad Meydavoodi, Gholam Reza Razei

Haris Tamsin

Just SPARTAN and MUFC Die Hard Fans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *