Lagi, Duo Pilar Kabau Sirah Jadi Stater

Spartacks Cyber. Kemampuan Abdul Rahman dan Ferdinand Sinaga kembali mendapat kepercayaan dari coach Rahmad Darmawan untuk tampil sebagai starter menghadapi Singapura dalam laga kedua Garuda Muda di Sea Games XXVI,  Jumat 11 November 2011. Duo pilar Semen Padang FC tampil Spartan dan energik. Apalagi Ferdinand, cukup memberi andil lahirnya dua gol Timnas ke gawang negeri  Singa tersebut.

Secara umum, Rahmad menyambut gembira hasil 3 poin dari Singapura. Menurutnya, Garuda Muda sudah tampil maksimal meski cuaca panas cukup menguras tenaga para pemainnya. Rahmad mengatakan kalau pemain-pemainnya sudah bermain maksimal dalam pertandingan ini.

Menilik penampilan bomber kelahiran Bengkulu, Ferdinand Sinaga, walau diganti oleh Andik Vermansyah di pengujung pertandingan, publik Padang banyak puas akan aksinya kali ini. Bermain tanpa beban, Ferdinand bekerja keras membantu serangan Indonesia dari sayap kanan. Aksinya sering menjadi incaran pemain belakang Singapura untuk mengganjal dengan permainan keras. Beruntung Ferdinand masih bisa mengontrol emosi setelah beberapa kali beradu mulut dengan pemain belakang Singapura.

Bahkan RD pada istirahat babak pertama sempat mewanti-wanti anak asuhnya untuk tidak terpancing emosi menanggapi permainan keras lawan.  Sebagai contoh, Patrich Wanggai sempat emosi saat melihat Oktovianus Maniani mendapat pelanggaran keras dari pemain Singapura. Beruntung keributan ini masih bisa dilerai dan wasit tidak mengeluarkan kartu bagi pemain kedua tim.

“Saya sudah wanti-wanti, untuk tidak terpengaruh dan terpancing provokasi dan tekanan lawan. Memang Singapura mencoba bermain sedikit keras, tapi itu sebenarnya karena mereka punya postur pemain yang lebih bagus,” kata RD.

Berbeda dengan Abdul Rahman, pemain posisi libero ini tampil tanpa kompromi. Selalu menempel ketat bomber Singapura. Dengan postur ideal, pemain bernomor 28 ini unggul atas kecepatan dan pandai mengatur ritme permainan. Jika lawan Thailand Minggu 13 November nanti duo pilar SP masih diberi kepercayaan, memberikan nilai plus dalam kekuatan SP di musim ini. Kita tentu bangga, sekali lagi Abdul Rahman dan Ferdinand Sinaga memberi warna permainan level internasional ke pola strategi couch Rahmat. Asal mendapat kesempatan, duo pilar tersebut bermain maksimal.

Nemun sebagai catatan, untuk laga melawan Thailand yang akan dilaksanakan besok, 13 November pelatih yang pada musim lalu bekerja untuk Persija ini berniat melakukan rotasi pemain. Hal ini dilakukan mengingat singkatnya waktu recovery yang dimiliki tim.

“Apa pun ini adalah sebuah turnamen yang mana jarak antar-pertandingan cukup berat. Habis ini kita istirahat sehari, lalu lawan Thailand. Mungkin waktu lawan Thailand nanti kita akan melakukan rotasi,” ungkap RD usai laga melawan Singapura, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, kemarin. (Eko Kurniawan)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *