Syafrudin, benteng kokoh kabau sirah

[dataset id=8]

Spartacks Cyber. Dari skuad lini belakang tim ”Kabau Sirah”, sosok Syafrudin termasuk pemain lugas. Ia tampil tanpa kompromi. Ciri khas anak Medannya terlihat dalam permainan keras dan pantang menyerah jadi andalan pemain kelahiran 11 November 1983 ini. Wajar ia kadang mendapat kartu kuning akibat melakukan pelanggaran. Asal daerah pertahanan tim aman dari serangan lawan.

‘’Saya selalu ingin memberikan hasil terbaik buat tim. Permainan saya yang keras memang sudah bawaan dari sananya. Meskipun demikian, gaya permainan lugas sangat penting bagi pemain berposisi belakang. Jika tak sigap, maka gawang tim jadi berakibat gol bagi lawan. Di Semen Padang, saya mendapat tandem yang juga sama-sama keras,’’ ungkap mantan pemain PSDS Deli Serdang ini.

Apa yang dikatakan Syafrudin cukup betul dan sesuai dengan apa yang terjadi dilapangan. Di lini belakang Semen Padang saat ini ada beberapa pemain bertipe keras dan lugas. Sebut saja Tommy Rifka, dan David Pagbe. Ada kesamaan Syafrudin dengan Tommy Rifka, sama-sama memiliki temperamental yang tinggi.

Dilihat sisi positifnya, tipe pemain belakang yang keras dan lugas memberikan garansi aman tim dari kebobolan gol. Namun, jika ada pelanggaran fatal, inilah bikin suatu hal kerugian. Bisa kerugian mendapat kartu kuning bahkan merah. Justru pemain inti yang mendapatkan kartu kuning atau merah. Akibatnya bisa absen di pertandingan berikutnya.

Tapi dilihat dari penampilan Syafrudin musim lalu, ia menjalankan tugas dengan baik. Pandai mengatur tempo permainan dan juga pintar menjaga pemain lawan. Posturnya yang ideal, pemain yang suka dengan klub Machester United ini pantas main di Semen Padang.

Ini sudah musim ketiga, mantan pemain Sriwijaya FC bermain di Ranah Minang. Sejak tahun 2004 sampai 2006 debutnya bersama tim kampung halaman PSDS Deli Serdang. Selanjutnya bermain di Sriwijaya FC dari tahun 2006 sampai 2009. Baru tahun 2009 sampai sekarang bergabung bersama Semen Padang.

Pemain yang mengidolakan Charis Yulianto ini senang bergabung dengan tim ‘’urang awak ‘’ ini. Baginya kedekatan dengan wilayah kampung halaman salah satu alasannya betah bersama Semen Padang. Baginya Kota Padang sudah dianggap jadi kampung halaman kedua. Suasana tim juga mendukung. Ditambah ada rekan satu kampung di Semen Padang seperti M Rizal.

‘’Semen Padang salah tim besar. Prestasi tim ini disegani di Liga Indonesia. Mengenai kesejahteraan pemain cukup lancar. Apalagi tahun ini skuad cukup menjanjikan,’’ tungkasnya penuh percaya diri.

Sayang memasuki musim perdana Liga Indonesia yang bertajuk ‘’Liga Primer Indonesia’’ yang masih pro-kontra, Syafrudin mengalami gangguan cidera di lutut kanannya. Ini terjadi ketika ia latihan bersama tim pertengahan September lalu.Tapi saat ini kondisinya dalam tahap pemulihan. Diperkirakan persentase kesembuhan mencapai 70 persen sampai saat kini. Kita tunggu saja aksi pemain yang biasa tampil kalem dilapangan GOR H Agus Salim Padang ini. (eko kurniawan)

Haris Tamsin

Just SPARTAN and MUFC Die Hard Fans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *