Timnas U-23 Selangkah Lagi Mengumumkan Skuad Utama

Spartacks Cyber. Pasca hasil menang versus Persikabo Kabupaten Bogor 2-0 dan Persiba Bantul 3-2, Timnas U-23 akan melakoni laga  lawan tim internasional. Direncanakan lawan yang dihadapi Ferdinand Sinaga CS adalah tim nasional Pakistan dan Timor Leste. Mengenai waktu pertandingan dikabarkan 21 Oktober atau akhir bulan Oktober ini.

Jadwal pertandingan cabang sepak bola Sea Games yang telah ditetapkan 11- 22 November 2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Stadion Lebak Bulus Jakarta. Sebagai tuan rumah, Indonesia diuntungkan boleh memilih stadion tempat bertanding. Rencananya Timnas U-23 memilih SUGBK. Melihat persiapan uji coba Timnas U-23 banyak memakai SUGBK, wajar Timnas -23 ingin melakoni pertandingan Sea Games di kandang “Garuda Didadaku”. Kans Indonesia meraih emas sangat besar jika pelatih jeli memilih skuad dengan kualitas mumpuni.

Selangkah lagi coach Rahmat Darmawan akan mengumumkan skuad utamanya yang berisi 23 pemain. Dari beberapa hasil uji coba, kesempatan  Ferdinand Sinaga dan Abdurrahman jadi calon penghuni line up cukup besar. Ini sangat memberikan hasil yang positif buat pilar Semen Padang FC tersebut.Kuncinya tentu penampilan Ferdinand dan Abdul Rahman harus konsisten di rangkaian uji coba Timnas U23 yang tersisa.

Ferdinand Sinaga yang berposisi di lini depan dan Abdul Rahman di lini belakang menjadi sorotan utama publik sepak bola nasional saat ini. Keduanya diharapkan bias bersinar di helat olahraga terbesar Asia Tenggara. Ini tantangan buat kedua pilar baru Kabau Sirah untuk meningkatkan kemampuan menjadi lebih baik. Apalagi Ferdinand sudah merasakan atmosfer pertandingan internasional bersama Timnas senior.

Sebagai pecinta Semen Padang FC berharap Ferdinand dan Abdul Rahman mengisi pos skuad utama RD. Selamat berjuang Ferdinand dan Abdurrahman, kami Spartacks selalu mendoakanmu. Raihlah mendali emas buat Ibu Pertiwi, sudah 20 tahun menunggu emas sepak bola Sea Games. Terakhir kali Indonesia meraih emas sepak bola Sea Games tahun 1991 di Filipina. (Eko Kurniawan)

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *