Pemain Persija Tolak Bertanding di Turnamen Andalas Cup

Spartacks Cyber. Turnamen segitiga Andalas Cup sebentar lagi akan dilaksanakan, tepatnya pada tanggal 30 September 2011 dengan laga pembuka mempertemukan Semen Padang FC melawan Pelita Jaya. Pada hari kedua (1 Oktober) akan mempertemukan Persija Jakarta dan Pelita Jaya, sedangkan laga pamungkas Semen Padang FC melawan Persija Jakarta pada tanggal 2 Oktober.

Namun sampai berita ini diturunkan, salah satu tim peserta terancam tidak bisa mengikuti pertandingan, yaitu Persija Jakarta. Tim kuat asal ibukota tersebut membatalkan keikutsertaannya karena para pemain menolak untuk bertolak ke Padang karena belum dikontrak secara resmi oleh manajemen Macan Kemayoran.

Seperti yang dilansir jakmania.org, keputusan Manajemen Persija untuk tidak memberangkatkan team adalah berdasarkan atas tidak kunjung selesainya permasalahan “Dualisme” di dalam Persija sehingga sedikit banyak menghambat program latihan di team Persija Jakarta serta belum hadirnya pelatih kepala dan pemain lainnya sehingga dirasa nantinya team Persija benar-benar belum lengkap untuk menjalani turnamen ini.

“Persija tak bisa main di turnamen segitiga besok. Para pemain persija tidak mau bertanding dengan alasan kontrak yang belum jelas dari menejemen,” ungkap Asdian, manajer tim Semen Padang FC kepada Spartacks Cyber, Selasa 27 September 2011.

Asdian membenarkan bahwa batalnya Persija mengikuti turnamen ini juga terkait dengan dualisme kepemilikan yang terjadi pada klub sepakbola yang berdiri tahun 1928 ini. Dualisme ini terjadi antara PT. Persija Jaya yang diwakili oleh Hadi Basmalah dan PT Persija Jaya Jakarta milik Ferry Paulus. Kedua kubu ini mengaku sebagai pemilik yang sah klub yang musim lalu menempati posisi ketiga Liga Super Indonesia tersebut.

Asdian mengakui kebingungan dengan situasi ini. Pihaknya harus segera mencari klub pengganti agar turnamen ini tetap bisa dijalankan. Pasalnya salah satu tujuan tuenamen ini adalah sebagai laga pramusim Kabau Sirah yang sampai saat ini sama sekali belum pernah melakukan laga uji coba. Padahal kabar terakhir menyebutkan kalau PSSI menginginkan Semen Padang FC bertandang ke stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung untuk menghadapi Persib Bandung sebagai laga pembuka Liga Super Indonesia 2011-2012 pada tanggal 8 atau 14 oktober mendatang.

Jalan terakhir yang ditempuh manajemen SPFC adalah kembali mendekati “tetangga” PSPS Pekanbaru, meskipun sebelumnya Asykar Bertuah sempat menyatakan menolak undangan tersebut.

“Jalan terakhir adalah PSPS Pekanbaru, namun sebelumnya PSPS juga sempat ditolak karena pihak ANTV lebih memilih Persija. Namun dengan adanya penolakan dari Persija kita akan coba merangkul kembali PSPS untuk ikut andil dalam turnamen ini,” pungkas Asdian.

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.