Semen Padang Surganya Talenta Papua

Richard Gilbert Matui pemain PON Papua yang sedang seleksi di Semen Padang

Spartacks Cyber. Banyaknya pemain berbakat yang lahir dari tanah Papua, membuat sejumlah klub meminati. Salah satunya Semen Padang FC. Dari nilai historis, Galatama Semen Padang memiliki sejumlah pemain Papua berbakat. Mulai dari era Herman Pulalo, Alexander Pulalo, sampai era Elie Aiboy.

Pada awal keikutsertaan Kabau Sirah dalam Liga Indonesia pada tahun 1994, Semen Padang memakai jasa pemain Papua seperti Herman Pulalo, Alexander Pulalo. Pada musim berikutnya ada Erol FX Iba, Abraham, Franki Suabey, Paulus Krey, sampai dengan Elie Aiboy menjadi ikon Kabau Sirah dalam beberapa musim.

Musim ini ada sejumlah pemain yang bergabung sejak lama, yaitu Vendry Mofu, Elie Aiboy dan Yoshua Pahabol. Nama terakhir ini adalah berasal dari U-21 Semen Padang yang berlaga di Indonesian Super League (ISL) U-21 musim lalu dan berhasil mengantarkan Kabau Sirah Mudo menjadi runner-up. Sebuah prestasi yang membanggakan mengingat baru pertama kali mengikuti kompetisi tersebut. Selanjutnya ada juga pemain yang ikut seleksi yang merupakan pemain PON Papua.

Pemain  Papua yang mengikuti seleksi di Semen Padang FC adalah para pemain-pemain yang telahmengetahui iklim sepak bola di Ranah Minang. Maka jangan heran, ada sejumlah pemain Papua sangat suka dengan iklim  sepak bola di Kota Padang khususnya di tim Kabau Sirah.

Beberapa pemain malah telah sampai beristrikan Gadih Minang, seperti lain Elie Aiboy, Erol FX Iba, Abraham, dan terakhir si Vendry Mofu. Ada yang sudah punya momongan. Ada yang sedang mengandung, dan sebagainya. Semua pemain itu bahagia saja kayaknya bersama cewek Padang. Mudah-mudahan anak diantara mereka ada yang mengiuti jejak orangtuanya jadi pemain sepak bola.

Namun, dari sekian banyak pemain Papua, ada sebuah kerugian besar oleh manajemen Semen Padang ketika Oktovianus Maniani, ikut seleksi di Semen Padang. Tetapi tak ditarik ke tim. Sungguh manajemen tak melihat potensi besar yang ada dari seorang pemain tim nasional ini. Hanya itu mungkin suatu hal yang kurang bagus dilakukan oleh manajemen Semen Padang tak mau mengambil Oktovianus Maniani. Jika saja Okto gabung sama Semen Padang, mungkin lain ceritanya dalam prestasi Semen Padang di ISL. (Eko).

Haris Tamsin

Just SPARTAN and MUFC Die Hard Fans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.