Format Liga Super Indonesia Tetap Satu Wilayah

SPARTACKS Cyber. PSSI akhirnya memutuskan kompetisi liga profesional untuk musim 2011-2012 tetap menggunakan format satu wilayah seperti musim sebelumnya. Keputusan ini merupakan hasil rapat Komite Eksekutif PSSI di Hotel Crown Jakarta, Jumat (16 September 2011). Pada rapat itu juga diputuskan jumlah klub pada kompetisi tertinggi hanya 18 klub.

“Alhamdulillah sudah diputuskan satu wilayah dengan 18 klub. Untuk klub-klubnya akan diverifikasi ulang,” kata anggota Komite Eksekutif PSSI La Nyalla Mattalitti di sela rapat, dikutip dari Antara.

Keputusan menggelar kompetisi satu wilayah ini mengandaskan rencana PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husin/Farid Rahman yang menginginkan kompetisi dilakukan dua wilayah. Sebelumnya PSSI melalui Ketua Komite Kompetisi Sihar Sitorus beralasan bahwa membengkaknya tim yang berhak berlaga di kompetisi profesional menjadi 32 klub menjadi dasar untuk membagi liga menjadi dua wilayah. Selain itu hal ini dilakukan untuk menghemat anggaran setiap klub setelah tidak lagi mendapatkan suntikan dana APBD.

Sihar Sitorus ketika dikonfirmasi tentang format satu wilayah ini, secara tidak langsung membenarkan. “Ya, jadi apa pun yang terjadi, semua keputusan yang diambil tidak boleh bertentangan dengan keputusan kongres yang lalu. Dan juga harus sesuai dengan statuta PSSI,” ujarnya.

“Itu tadi. Kan sudah diatur tadi di kongres Bali soal pelaksanaan kompetisi. Dan juga di statuta ada. Jadi, kita tidak boleh melakukan hal-hal yang berada di luar itu.” Tambahnya. Untuk diketahui, hasil kongres Bali menyatakan bahwa kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia diikuti oleh 18 klub dalam satu wilayah. “Nah, itu sudah tahu dijawab sendiri,” lugasnya sembari tersenyum.

Sedangkan untuk peserta kompetisi, akan diutamakan tim-tim yang musim lalu berlaga di Liga Super Indonesia dan tim promosi divisi utama. “Kami akan mengupayakan peserta kompetisi tertinggi adalah hasil kompetisi musim lalu (ISL),” kata anggota Komite Eksekutif PSSI lainnya, Roberto Rouw.

Namun Ketua Umum PSSI Djohar Arifin mempunyai pandangan lain mengenai peserta kompetisi. Menurutnya akan dilakukan verifikasi ketat terhadap semua klub sehingga klub-klub peserta Liga Indonesia musim 2011-2012 merupakan klub-klub yang benar-benar siap sehingga mampu bertahan hingga akhir musim. “Hanya klub-klub yang mampu saja yang bisa turun di kompetisi tertinggi. Kompetisi saat ini kan tanpa APBD. Selain itu harus bisa memenuhi persyaratan. Kami tidak ingin terhenti di tengah jalan,” katanya.

Verifikasi ini tentu saja dilakukan secara bertingkat dimulai dari klub Liga Super Indonesia. Namun jika ada klub LSI yang tidak sanggup memenuhi persyaratan maka akan digantikan oleh klub-klub lain di bawahnya. “Kompetisi mensyaratkan tidak pakai APBD. Makanya siapa yang siap pasti akan bertahan. Jika ada lima klub ISL yang tidak memenuhi syarat maka akan diganti dengan klub baru yang bisa memenuhi persyaratan,” Ungkap Sihar Sitorus.

Sihar juga menegaskan untuk verifikasi akan dipastika selesai dilaksanakan pekan depan. PSSI akan secepatnya mengirimkan surat panggilan bagi klub-klub LSI musim lalu karena hasilnya akan segera dicek oleh AFC. “Sebelum tanggal 26 September semuanya harus beres,” tambahnya.

Untuk nama kompetisi, pada musim 2011-2012 akan tetap menggunakan nama Liga Super Indonesia untuk level tertinggi dan Divisi utama untuk level dibawahnya. “Tetap menggunakan nama Liga Super dan Divisi Utama. Kalau mau diganti harus melalui kongres,” La Nyalla Mattalitti menegaskan pada kesempatan lain.

Menurut dia, khusus untuk pengelola kompetisi pihaknya akan tetap mengusahakan PT Liga Indonesia bukan PT Liga Prima Indonesia seperti yang dicetuskan oleh beberapa anggota Komite Eksekutif termasuk Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin.

Sedang untuk dua klub yaitu Persema dan Persibo Bojonegoro, kata Nyalla, belum bisa masuk pada jajaran kompetisi tertinggi karena status keanggotaannya hilang. Guna mengembalikan haknya maka harus melalui kongres.

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *