Demi Keluarga Bustomi Bertahan di Malang

Padang, SPARTACKS Cyber. Ahmad Bustomi, gelandang Timnas Indonesia dan Arema Indonesia dipastikan tidak akan bergabung dengan Semen Padang FC musim depan. Pemain kelahiran Jombang 26 tahun silam ini memutuskan untuk tetap bermain di Malang dengan alasan faktor keluarga.

Ahmad Bustomi

Hal ini disampaikan oleh pelatih Kabau Sirah, Nil Maizar kepada Direktur Utama PT. KSSP Erizal Anwar. “Hari ini pelatih memberi laporan, Bustomi sudah memberikan jawaban langsung soal tawaran kita. Pemain bersangkutan mengaku untuk saat ini belum bersedia bergabung ke Semen Padang,” kata direktur utama PT. Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Erizal Anwar, dikutip dari GOAL.com Indonesia, Kamis (11/8) petang WIB.

Nil Maizar memang ditugaskan oleh manajemen Semen Padang FC sebagai jembatan untuk mendekati Bustomi. Pendekatan tersebut telah dimulai sejak Nil ditugaskan sebagai pelatih Tim All Stars Liga Super Indonesia dalam laga perang bintang 2011 yang lalu, dan sejak saat itu Semen Padang terus melakukan komunikasi yang intensif dengan Bustomi.

Namun sayang, ternyata untuk saat ini Bustomi belum siap untuk meninggalkan Kota Malang. Menurut Nil, Bustomi menolak Semen Padang karena tak bisa meninggalkan istrinya yang sedang hamil tujuh bulan dan tengah bersiap menunggu kelahiran anaknya. “Alasan Bustomi sangat manusiawi dan bisa kita pahami, karena istrinya belum mau meninggalkan Malang dan ingin melahirkan di Malang. Karena itu Bustomi memutuskan untuk memilih bertahan di Arema Indonesia,” kata Nil Maizar.

Harapan manajemen Semen Padang FC sebenarnya besar jikalau Bustomi mau berkostum Kabau Sirah. Bustomi sebagai pemain bintang diharapkan bisa lebih membuat publik semakin antusias mendatangi setiap pertandingan kandang Semen Padang.

Dengan tertutupnya pintu memboyong Bustomi ke Padang, untuk sementara Semen Padang memutuskan berhenti berburu pemain sembari menunggu perkembangan format kompetisi yang tengah digodok PSSI.”Yang jelas tiga pemain yang diminta pelatih sudah kita kabulkan. Saya kira itu sudah bisa membuktikan komitmen manajemen untuk mendukung setiap upaya pelatih membentuk tim seperti yang diinginkan,” kata Erizal Anwar.

Tapi diakui Erizal, tidak tertutup kemungkinan, jika pelatih minta satu pemain alternatif pengganti Bustomi yang dibutuhkan, tentunya manajemen selalu siap mencarikan. Apalagi beberapa nama sudah ada dalam “file” manajemen. “Kita tinggal mengintensifkan pendekatan saja,”katanya, saat disinggung satu nama alternatif, yakni Egi Melgiansyah, kapten tim Pelita Jaya yang saat ini tengah bergabung dengan timnas Indonesia.

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *