Semen Padang FC Takluk ditangan PSPS Pekanbaru di Teluk Kuantan

Kuansing, SPARTACKS Cyber. Dewi fortuna kembali tidak berpihak kepada Semen Padang FC dalam laga melawan PSPS Pekanbaru di Sport Center, Kuansing. Dalam pertandingan yang bertajuk Laga Segitiga Teluk Kuantan tersebut, Kabau Sirah harus mengakui keunggulan Asykar Bertuah 1-2.

Pertandingan yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan iven nasional Pacu Jalur Teluk Kuantan, SPFC dan PSPS sama-sama tidak menurunkan tim inti. Semen Padang FC minus kelima pemain asing yang masih liburan di negara masing-masing, Saktiawan Sinaga, Heru Nerli dan Anda Hermawan. Sedangkan PSPS sendiri hanya menurunkan satu pemain asing yaitu Herman Dzumafo Epandi, serta dipimpin oleh pelatih sementara Afrizal, karena tim resmi PSPS musim kompetisi 2010/11 memang sudah dibubarkan beberapa waktu yang lalu.

PSPS lebih dulu unggul lewat kaki Dzumafo yang berhasil menaklukan kiper Jandia Eka Putra pada menit ke 20. Tertinggal satu gol membuat anak-anak Kabau Sirah bangkit dan berusaha membalikkan keadaan. Namun beberapa peluang yang didapat Yoshua Pahabol maupun Suheri Daud gagal dikonversi menjadi gol. Keunggulan PSPS bertahan hingga turun minum.

Baru pada menit ke 80 babak kedua Semen Padang berhasil menyamakan kedudukan melalui penyerang muda Yoshua Pahabol. Namun keunggulan ini tidak berlangsung lama karena dua menit jelang berakhirnya waktu reguler, Dzumafo kembali menjebol gawang Kabau Sirah. Keunggulan ini bertahan hingga pertandingan berakhir.

Nil Maizar, pelatih Semen Padang FC menyatakan kalau hasil akhir pertandingan kali ini tidak menjadi patokan. Menurut Nil laga kali ini lebih difokuskan untuk evaluasi tim serta persiapan menghadapi musim mendatang.

“Penampilan pemain cukup bagus, walaupun score akhir tidak bagus. Dari dua pertandingan ini (kemarin lawan Persiks Kuansing dan sekarang lawan PSPS, red) seudah kelihatan pos-pos mana yang akan kita perbaiki serta pemain mana dari yunior yang akan kita promosikan” ungkap pelatih asal Payakumbuh ini ketika dihubungi SPARTACKS Cyber usai pertandingan.

Yang menjadi catatan adalah peningkatan penampilan penyerang muda kelahiran Wamena, Yoshua Pahabol. Mantan pemain Persiwa u-21 ini termasuk dalam starting eleven pada kedua pertandingan dan berhasil mencetak 3 gol. “Tiga gol yang dicetak Pahabol dalam 2 pertandingan cukup menjanjikan kedepannya” tambah Nil.

Namun, Nil Maizar mengingatkan, penampilan apik yang diperlihatkan pemain kelahiran 1990 ini belum bisa dijadikan jaminan untuk dia mengisi skuad utama Kabau Sirah musim depan, walaupun sudah dipastikan akan dipromosikan ke tim senior. “Ya, kita lihat saja nanti,” tutup pelatih yang dekat dengan SPARTAN ini.

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *