Profil lengkap klub PSM Makassar pada kompetisi ISL (Indonesia Super League) musim 2014.

PSM Makassar

Rank
10
Matches
12
Won
3
Tied
3
Lost
6
Coach
Rudy William Keltjes
Website
wp.me/prakC-17S

Last Match

PSM Makassar – Perseru

15. Match Day

2 - 1

[Htab]
[tab title="Info & Sejarah"]

Nama Persatuan Sepak Bola Makassar
Julukan Pasukan Ramang, Ayam Jantan dari Timur, Juku Eja
Pengelola PT. Pagolona Sulawesi Mandiri
Tanggal berdiri 2 November1915
Alamat Jl. Metro Tanjung Bunga, Ruko Sumbaopu Blok AA No. 32 Makassar – Sulawesi Selatan
Telp +62411 8113719
Fax +62411 8113719
Email redaksi[at]psmmakassar.com
Stadion Gelora Bung Tomo
Official Media Online psmmakassar.com
Facebook: PSM News
Twitter: @PSMNews
Youtube:  makassarpsm
Suporter The Maczman, dll.

 

Tanggal 2 November 1915 saat itu Hindia Belanda menjadikan Makassar sebagai pusat pemerintahan di Indonesia Timur. Istana Hindia Belanda saat itu terletak di Jalan Jendral Sudirman atau yang saat ini di sebuat sebagai Gubernuran Sulawesi-Selatan. Saat itu, Makassar terkenal dengan nama Bandar Makassar, pusat pelabuhan Indonesia. Berbagai kapal asing menjadikan Bandar Makassar sebagai pusat pelayaran bagi mereka, sementara untuk kapal-kapal domestic menjadikan Bandar Makassar sebagai tempat persinggahan untuk menjual segala rempah-rempah dan hasil bumi mereka ke kapal-kapal asing.

Kegiatan yang bertaraf internasional itulah ikut pula mempengaruhi masyarakat Makassar mengenal olah raga masyarakat yang sangat digandrungi oleh dunia. Yakni, sepak bola. Maka, tepatnya 2 November 1915 resmi berdiri sebuah club sepak bola di Makassar bernama Makassar Voetbal Bond (MVB). Para pemain di club ini adalah gabungan dari putra dari jajaran elit Belanda dan pribumi Makassar Indonesia. Saat itu, dua pemain MVB yang sangat terkenal yakni Sagi dan Sangkala.Kiprah MVB pun menjadi pembicaraan hangat hingga ke luar negeri. Beberapa kali MVB mendapat undangan dari luar negeri untuk sebuah pertandingan persahabatan.

Tahun 1926 – 1940 merupakan masa keemasan bagi club MVB. Apalagi saat itu, sejumlah club sepak bola terbentuk di berbagai wilayah seperti di Sumatra, Kalimantan dan Bali hingga pulau Jawa. Sangkala, yang saat itu pemain handal MVB juga mencatatkan diri sebagai promotor pertama club binaan Hindia Belanda ini. Sejumlah club di Indonesia mengundang club MVB untuk pertandingan persahaatan dan resmi. Saat itu, kemenangan demi kemenangan di raih oleh Sangkala dan kawan-kawan. Club ini pun menjadi club yang disegani sepanjang pemerintahan Hindia Belanda masih berkuasa di Indonesia.

Pada tahun 1942, saat Jepang mulai memasuki Indonesia hingga ke Makassar club MVB mandeg. Tak ada lagi pertandingan dan perkumpulan yang ‘berbau’ bahasa Belanda. Semua bentuk yang berbau Belanda dilengyapkan termasuk Makassar Voetball Bond. Peraturan dari Jepang ini pun dimanpaatkan oleh putra-putra Makassar yang langsung merubah nama Makassar Voetball Bond menjadi Persatuan Sepakbola Makassar yang kini dikenal PSM. Jepang yang menduduki Indonesia selama 3 tahun tidak menciutkan nyali putra-putra PSM untuk latihan dan membesarkan nama PSM. Bahkan saat itu, berbagai club-club local lahir dan berada di bawah bendera PSM Makassar. Meski berada di bawah tekanan Jepang, roda kompetesi PSM mulai berjalan.

Hingga akhirnya Jepang meninggalkan Indonesia pada tahun 1945. Seiring itu pulalah, PSM Makassar makin bersinar sebagai club tertua di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Karena PSM merupakan tim pertama di Indonesia, maka persiapan sebagai pemain sepak bola pun tidak diragukan lagi. PSSI yang terbentuk pada tahun 1930, memanggil sejumlah pemain terkenal.

PSM untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia. Dan yang paling terkenal adalah Ramang, pemain PSM yang menjadi legenda sepak bola Indonesia. Tahun 1950, PSM kerapkali bertandang ke pulau Jawa, Kalimantan dan Sumatra. PSM sebagai club tertua menjadi roh bagi puyra-putra kawasan lain untuk membentuk club sepak bola hingga kemudian lahirlah kompetisi perserikatan di PSSI.

Tahun 1957 ketika Final Perserikatan yang mempertemukan antara PSM Makassar Vs PSMs Medan. Di situlah PSM menjadi juara untuk pertamakalinya sebagai club di bawah payung PSSI. PSM pun menjadi buah bibir, seolah PSM adalah Timnasnya Indonesia saat itu. PSM adalah club elit saat itu. Berturut-turut PSM meraih juara perserikatan pada tahun 1959, 1965, 1966, dan 1992.

Sementara itu level Internasional, PSM Makassar tercatat sebanyak dua kali mewakili Indonesia di laga Liga Champions Asia. PSM merupakan club yang stabil hingga saat ini. Bahkan PSM Makassar pernah menjadikan Makassar sebagai tuan rumah Perempat Final Liga Champions Asia, di mana saat itu untuk pertamakalinya Indonesia menadi tuan rumah Perempat Final LCA yang menghadirkan club dari Jepang, China dan Korea.  [Sumber: psmmakassar.com]

[/tab]

[tab title="Skuad"]

NP Nama Lahir Negara Posisi
Rudy William Keltjes Indonesia Pelatih Kepala
Imran A Indonesia Asisten Pelatih
Hermansyah Indonesia Pelatih Penjaga Gawang
ARB Indonesia Pelatih Fisik
1 A M Guntur Indonesia Penjaga Gawang
20 I Komang Ngurah AP Indonesia Penjaga Gawang
28 Markus Haris Maulana Indonesia Penjaga Gawang
2 Hendra Wijaya Indonesia Belakang
3 Rasul Z Indonesia Belakang
4 I K Mahendra Indonesia Belakang
15 Yusuf Hamzah Indonesia Belakang
18 Supandi Indonesia Belakang
21 M Aswar S Indonesia Belakang
24 M Jufri Indonesia Belakang
26 Djayusman T Indonesia Belakang
32 Agung Prasetyo Indonesia Belakang
77 Rahmat Latief Indonesia Belakang
8 Syamsul CH Indonesia Tengah
11 Ponaryo Astaman Indonesia Tengah
13 Kaharruddin Indonesia Tengah
17 Rasyid A B Indonesia Tengah
22 Ardan Aras Indonesia Tengah
30 Robertino Pugliara Argentina Tengah
31 Kurniawan K Indonesia Tengah
72 Maldini Pali Indonesia Tengah
10 Andi Oddang Indonesia Depan
23 Abdul Rahman Indonesia Depan
27 Qifly T Indonesia Depan
29 M Rahmat Indonesia Depan
96 Muchlis Hadi NS Indonesia Depan
99 Michael W Baird Australia Depan

[/tab]

[tab title="Prestasi"]

Divisi Utama Liga Indonesia (First-tier)
1994/95: Peringkat ke-10 Wilayah Timur
1995/96: Runner-up
1996/97: Semifinal
1997/98: Kompetisi tidak selesai
1998/99: Peringkat ke-5 Babak 10 Besar / Peringkat ke-2 Grup E Wilayah Timur
1999/00: Juara
2001: Runner-up
2002: Semi-Final
2003: Runner-up
2004: Runner-up
2005: Babak 8 besar
2006: Babak 8 besar
2007: Peringkat ke-5 Wilayah Timur

Indonesia Super League
2008/09: Peringkat ke-8
2009/10: Peringkat 13

Indonesian Premier League
2011-12: Peringkat ke-6
2013: Peringkat 6 (Liga dihentikan pada 28 September 2013, kemudian dilanjutkan play-off)

Piala Indonesia
2005: Putaran ke-2
2006: Putaran ke-2
2007: 16 Besar
2008/09: Putaran 1
2009/10: 16 besar
2011/12: Putaran ke-3

Asian Club Championship
2000/01: First round

AFC Champions League
2004: Group Stage
2005: Group Stage

[/tab]

[/Htab]

PSM Makassar – Indonesia Super League 2014