Nil Maizar: Jadi Suporter Itu, Yang Penting Ikhlas

Ada senyum bahagia dari raut wajah Coach Nil Maizar pada saat keluar meninggalkan hotel Naripan, Bandung, rabu malam (9/2) usai laga PErsib kontra Semen Padang yang berakhir imbang 1 – 1. Senyum yang merekah itu disambut dengan antusias oleh sekitar 30an SPARTAN yang dari tadi menunggu punggawa-punggawa Kabau Sirah keluar dari kamarnya di lobi hotel tersebut.

Nil MAizar (tengah, kaos biru dan jaket hitam) bersama SPARTACKS

“Kami sengaja berkumpul disini, setelah tadi nonton bareng di fanshop Viking dan bersilaturrahmi dengan petinggi-petinggi Viking disana untuk mengucapkan terimakasih kepada para pemain atas perjuangan yang mereka tunjukkan tadi sore”, ujar Yandri, salah seorang anggota SPARTACKS Jabodetabek yang sengaja datang ke Bandung.

Entah apa yang membuat Uda Nil tersenyum lepas diwaktu menjumpai kami, terlalu banyak kemungkinan. Bisa jadi, senyum itu karena puas anak asuhnya mampu memperlihatkan permain cantik sore harinya sehingga berhasil mencuri satu poin di kandang Maung Bandung. Atau mungkin juga karena Kabau Sirah berhasil menutup paruh musim pertama ISL 2010-2011 dengan bertengger di papan atas klasmen, atau bisa juga bahagia melihat para SPARTAN yang memenuhi janjinya untuk selalu mendukung setiap laga Semen Padang FC baik kandang maupun tandang.

“Meskipun laga tanpa penonton, kami tetap akan ke Bandung memberikan dukungan kepada tim”, ujar Bonario, Ketua Umum SPARTACKS beberapa hari yang lalu usai melepas SPARTAN yang akan pulang ke Padang usai Tur Palembang.

“Masih banyak kok cara mendukung tim selain bersorak dan bernyanyi di stadion, salah satu contohnya adalah memberikan dukungan dan nyanyian untuk menyemangati tim pada saat akan berangkat dari hotel menuju stadion untuk bertanding. Yang penting Pemain tau kalau kita hadir di Bandung dan tetap mendukung walaupun dari luar stadion, saya rasa itu sudah cukup untuk membangkitkan semangat juang pemain”, Ujar Rieko, Ketua SPARTACKS Raya Banten, yang juga hadir di Bandung.

Satu pesan dari pelatih muda bertalenta ini kepada SPARTACKS adalah: “Yang penting menjadi suporter itu, tanpa dibayar, ikhlas dari hati mendukung tim, dan bersedia melakukan apa saja demi Semen Padang“, ucap Nil Maizar yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari semua SPARTAN yang hadir di lobi hotel saat itu. Usai ramah-tamah, salam-salaman dan foto bersama, Uda Nil berpamitan untuk meninggalkan hotel karena malam itu tim memang sudah mulai diliburkan dan akan kembali memulai latihan di Padang pada tanggal 16 Februari mendatang.

Rieko SP

Aku hanya seorang suporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.